Buka konten ini

BINTAN (BP) – Kapal roro KMP Bahtera Nusantara 03 gagal berlayar dari Pelabuhan ASDP Tanjunguban menuju Tambelan, Kabupaten Bintan. Pembatalan keberangkatan disebabkan kerusakan pada salah satu komponen mesin kapal.
Kapal tersebut dijadwalkan berangkat pada Minggu (22/2). Namun hingga Rabu (25/2), kapal belum juga bertolak sehingga puluhan penumpang terpaksa menunggu di atas kapal selama beberapa hari.
“Saya sudah berada di dalam kapal sejak Minggu sore. Ya harus menunggu, untungnya makan dan minum ditanggung,” kata Yuyun, salah seorang penumpang.
Ia mengaku memilih tetap bertahan di kapal agar tidak mengeluarkan biaya tambahan untuk kembali ke rumahnya di Tanjungpinang.
“Kalau pulang pasti butuh biaya lagi. Lebih baik menunggu di sini,” ujarnya.
Sementara itu, Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Ainul, menjelaskan kapal mengalami kerusakan pada kompresor mesin sehingga keberangkatan menuju Tambelan terpaksa ditunda.
Ia merinci, terdapat 47 penumpang yang masih bertahan di atas kapal. Tiga penumpang lainnya memilih turun dan menginap di rumah kerabat di Batam dan Tanjungpinang.
“Hanya beberapa orang yang memilih pulang untuk menginap di rumah saudara di Batam dan Tanjungpinang,” katanya.
Ainul memastikan seluruh penumpang yang masih berada di kapal telah difasilitasi makan serta takjil untuk berbuka puasa.
Pihak ASDP juga memberikan opsi pengembalian uang tiket secara penuh bagi penumpang yang ingin membatalkan keberangkatan.
“Rencananya kapal akan berangkat malam ini sekitar pukul 22.00 WIB,” pungkasnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY