Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat resmi dibuka oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP). Masa pendaftaran berlangsung sejak 19 Januari hingga 28 Februari 2026 dan dapat diikuti oleh murid yang telah memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang valid.
Pelaksanaan TKA merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan instrumen asesmen yang terstandar, objektif, dan kredibel untuk mengukur capaian akademik murid pada jenjang pendidikan dasar. Hasil asesmen ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh satuan pendidikan, orang tua, serta para pemangku kepentingan sebagai bahan evaluasi dan pertimbangan dalam pengambilan keputusan pendidikan.
Kepala BSKAP, Toni Toharudin, menegaskan bahwa pembukaan pendaftaran menjadi tahap awal dari rangkaian panjang pelaksanaan TKA tahun 2026. Menurutnya, momentum ini penting agar satuan pendidikan dapat mempersiapkan asesmen secara lebih terencana dan matang.
“Pembukaan pendaftaran TKA SD dan SMP ini menjadi momentum penting bagi satuan pendidikan untuk mempersiapkan pelaksanaan asesmen secara lebih terencana. TKA dirancang sebagai instrumen yang adil dan terstandar untuk menggambarkan kemampuan akademik murid,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang dikutip Selasa (24/2).
Setelah tahap pendaftaran berakhir, rangkaian kegiatan TKA akan berlanjut ke tahap simulasi, gladi bersih, hingga pelaksanaan utama. Simulasi TKA untuk jenjang SMP dijadwalkan berlangsung pada 23 Februari hingga 1 Maret 2026, sedangkan simulasi jenjang SD akan dilaksanakan pada 2 hingga 8 Maret 2026. Adapun gladi bersih direncanakan berlangsung pada 9 sampai 17 Maret 2026.
Pelaksanaan utama TKA jenjang SMP dijadwalkan pada 6 hingga 16 April 2026, sementara untuk jenjang SD akan berlangsung pada 20 hingga 30 April 2026. Bagi satuan pendidikan yang belum dapat mengikuti jadwal utama, pemerintah menyediakan kesempatan pelaksanaan susulan pada 11 hingga 19 Mei 2026. Selanjutnya, pengolahan hasil asesmen dilakukan pada 20 hingga 24 Mei 2026, dengan pengumuman hasil secara nasional dijadwalkan pada 25 Mei 2026.
Toni juga mengimbau satuan pendidikan agar tidak menunda proses pendaftaran dan memastikan kesiapan seluruh aspek teknis pelaksanaan, mulai dari validasi data hingga infrastruktur pendukung.
“Kami mendorong satuan pendidikan untuk memanfaatkan masa pendaftaran ini sebaik mungkin, memastikan kesiapan data, infrastruktur, serta pemahaman teknis agar pelaksanaan TKA dapat berjalan lancar dan optimal,” ujarnya.
Sejalan dengan pembukaan pendaftaran TKA 2026, Kemendikdasmen telah menerbitkan Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Dalam surat edaran tersebut ditegaskan bahwa hasil TKA dapat dimanfaatkan pada jalur prestasi akademik sebagai salah satu dasar seleksi penerimaan murid baru, khususnya pada jenjang SMP dan SMA.
Pemerintah berharap sinergi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan orang tua dapat mendorong partisipasi murid dalam TKA. Dengan demikian, pemanfaatan hasil TKA pada jalur prestasi akademik dalam SPMB dapat berjalan lebih adil, transparan, dan akuntabel demi mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua. (*)
LAPORAN: JP GROUP
Editor : RATNA IRTATIK