Buka konten ini

ANAMBAS (BP) – Pembangunan Jalan Lingkar Bajau di Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, kembali tertunda dan belum menunjukkan kejelasan. Proyek yang telah lama dinantikan masyarakat itu belum masuk dalam daftar kegiatan yang berjalan tahun ini.
Tokoh masyarakat Bajau, Sulistio, mengatakan warga sudah terlalu lama menunggu kepastian. Menurutnya, setiap pergantian kepemimpinan selalu memunculkan harapan baru, tetapi hasilnya belum terlihat.
Ia menyebut kondisi jalan saat ini belum memadai untuk menunjang aktivitas warga. Saat musim hujan, akses menjadi licin dan sulit dilalui kendaraan.
Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas sehari-hari. Anak-anak yang bersekolah serta warga yang hendak berobat kerap mengalami hambatan akibat keterbatasan akses darat.
Sebagian masyarakat masih mengandalkan jalur laut sebagai alternatif transportasi.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Anambas, Andyguna Hasibuan, menjelaskan proyek tersebut belum dapat dilanjutkan tahun ini.
Ia menyebut kebijakan efisiensi anggaran menjadi penyebab utama tertundanya sejumlah kegiatan pembangunan daerah. Hampir seluruh proyek nonprioritas terdampak kebijakan tersebut.
“Semua kegiatan ditunda dulu, hanya PSN yang berjalan,” ujar Andyguna.
Menurutnya, hanya program yang mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tetap berjalan. Sementara proyek daerah seperti Lingkar Bajau belum memperoleh alokasi anggaran. (*)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GUSTIA BENNY