Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Imej psikopat telah melekat dalam diri Shareefa Daanish. Sebab, kepiawaiannya dalam mendalami peran hingga melakukan adegan mengerikan bernuansa horor atau gore terasa ril dan natural. Begitu juga dalam film terbarunya, LIFT.
Alih-alih diapresiasi, aktingnya memainkan tokoh Doris yang kejam membuat sejumlah netizen mempertanyakan kepribadian asli sang aktor. ”Yang mempertanyakan saya psikopat beneran atau nggak, kok judging, ya?” kata Shareefa saat konferensi pers di Jakarta Pusat.
Meski tidak mengucapkan secara gamblang, dia menunjukkan ketidaksetujuan dengan respons tersebut. Apalagi, jika dituduh sebagai pembunuh asli di kehidupan nyata hanya karena berhasil memerankan sebuah karakter pembunuh.
”Sampai dibilang Oh aslinya dia juga pembunuh. Menurut saya, itu pikiran yang sangat jahat,” tutur Shareefa.
Padahal, totalitasnya dalam memainkan sebuah tokoh udah menjadi tanggung jawabnya sebagai aktor. Namun, terlepas dari beragam reaksi negatif publik, Shareefa mengaku bangga bisa menghidupkan karakter yang dipercayainya dengan baik.
Totalitas Shareefa dalam menjiwai perannya memang sangat layak diapresiasi. Saking antusiasnya, dia tanpa sengaja menendang tubuh Verdi Solaiman saat melakoni salah satu adegan bareng. Itu diakui sampai membuatnya menyimpan rasa bersalah terhadap lawan mainnya itu.
”Aku mau minta maaf banget sama Mas Verdi karena ketendang pas lagi take. Pas kejadian, dipancing sama Mas Verdi dan aku nggak bisa kontrol emosinya karena belum pernah. Akhirnya ketendang benar,” tutur Shareefa.
Film LIFT menawarkan drama psikologis yang dibalut dengan action dan thriller. Menceritakan tentang Staf Humas Linda (Ismi Melinda) terjebak dalam lift di gedung PT Jamsa Land. Dia dipaksa suara misterius melalui interkom. Demi menyelamatkan anaknya yang disandera, Linda akhirnya mengikuti permainan berbahaya itu. Film LIFT disutradarai Randy Chans dan bakal tayang di bioskop pada 26 Februari. (*)
Reporter : JP Group
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI