Buka konten ini

PERTANDINGAN Serie A yang mempertemukan AC Milan dan Parma Calcio 1913 diperkirakan menghadirkan perbedaan mencolok dari segi kualitas tim maupun posisi di klasemen.
Secara historis, Rossoneri lebih unggul dalam rekor pertemuan. Dari 31 laga resmi, Milan meraih 20 kemenangan, sementara Parma hanya mencatat empat kemenangan dan tujuh hasil imbang. Produktivitas gol juga berpihak pada Milan dengan 65 gol berbanding 36 milik Parma. Dalam dua pertemuan terakhir, Milan menang 3-2 dan bermain imbang 2-2, menegaskan dominasi yang relatif konsisten.
Dari sisi performa terkini, Milan tampil cukup stabil. Mereka rutin mencetak gol dalam beberapa pertandingan terakhir, meski pertahanan masih sesekali kehilangan fokus. Dalam hal permainan, Milan unggul dalam penguasaan bola, kreasi di lini tengah, serta variasi serangan dari sisi sayap dan situasi bola mati.
Keuntungan bermain di San Siro juga menjadi faktor penting. Dukungan publik tuan rumah kerap menjadi dorongan tambahan bagi para pemain untuk tampil agresif sejak awal laga.
Sebaliknya, Parma datang dengan beban berbeda. Mereka masih berkutat di papan bawah klasemen dan berusaha menjauh dari ancaman degradasi. Produktivitas gol Parma relatif rendah, sementara lini belakang mereka cukup sering ditembus tim papan atas.
Secara taktik, Parma kemungkinan memilih pendekatan pragmatis. Mereka diprediksi bertahan lebih dalam dan mengandalkan transisi cepat untuk memanfaatkan celah di pertahanan Milan.
Melihat komposisi skuad, kedalaman pemain, hingga posisi klasemen musim 2025/2026, Milan berada dalam posisi lebih diunggulkan untuk mengontrol jalannya pertandingan. Meski Parma berpotensi mencuri gol lewat serangan balik, dominasi permainan diperkirakan tetap berada di kubu tuan rumah. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO