Buka konten ini

KARIMUN (BP) – Pemerintah Kabupaten Karimun menyiapkan lahan seluas 6 hektare untuk mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, salah satunya pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Karimun.
Bupati Karimun, Iskandarsyah, mengatakan lokasi pembangunan direncanakan berada di Kecamatan Kundur Barat dan dinilai layak untuk direalisasikan. Saat ini, pemerintah daerah tengah melengkapi berbagai persyaratan administratif.
“Pemerintah Kabupaten Karimun sudah menyiapkan lahan seluas 6 hektare. Lokasinya di Kecamatan Kundur Barat dan dinilai layak. Sekarang semua persyaratan sedang dipersiapkan karena bukan hanya lahan saja yang dibutuhkan,” ujar Iskandarsyah, Jumat (20/2).
Ia menjelaskan, sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi di antaranya status lahan yang jelas dan bersertifikat, analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal), serta perizinan lainnya. Pemkab Karimun berkomitmen segera menuntaskan seluruh persyaratan tersebut.
Menurutnya, anggaran pembangunan Sekolah Rakyat bersumber dari APBN. Pemerintah daerah hanya menyiapkan lahan dan melengkapi dokumen perizinan.
“Anggaran pembangunan dari APBN. Daerah menyiapkan lahan dan persyaratan administrasi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat semuanya selesai sehingga pembangunan bisa segera dilaksanakan,” katanya.
Secara terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karimun, Rachmadi, menyebutkan proses administrasi terus berjalan. Sertifikat lahan disebut telah siap, sementara dokumen lain masih dalam tahap penyusunan.
“Alhamdulillah sertifikat sudah siap. Luas bangunan sekitar 2 hektare, sehingga diperlukan izin PKKPR atau persetujuan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang. Syarat lain sedang disiapkan, termasuk Amdal yang akan didiskusikan dengan pimpinan,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Kundur Barat, Yusufian, mengungkapkan pekan lalu tim dari Kementerian Pekerjaan Umum telah meninjau langsung lokasi yang direncanakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat.
“Lokasinya berada satu kawasan dengan bangunan penyuluh pertanian di Kota Pirus, Desa Kundur, Kecamatan Kundur Barat. Akses jalan utama sudah tersedia dan sesuai standar,” ujarnya.
Ia menyatakan dukungan penuh atas rencana pembangunan tersebut. Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat yang mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dan dilengkapi asrama akan sangat membantu masyarakat Pulau Kundur.
“Masyarakat setempat juga mendukung. Kami berharap sekolah ini benar-benar terwujud dan memberi manfaat luas,” tambahnya. (*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GUSTIA BENNY