Buka konten ini

BINTAN (BP) – Hujan yang mengguyur Pulau Bintan dalam beberapa hari terakhir membawa dampak positif terhadap ketersediaan air baku. Ketinggian air di Waduk Sei Jago, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, dan Waduk Sei Gesek, Toapaya, dilaporkan meningkat signifikan.
Kepala Cabang PDAM Tirta Kepri Tanjunguban, Sugito, mengatakan ketinggian air di Waduk Sei Jago naik dari 35 sentimeter menjadi 64 sentimeter.
“Ketinggian air bertambah dari 35 sentimeter menjadi 64 sentimeter,” ujar Sugito, Jumat (20/2).
Dengan bertambahnya debit air, PDAM Tirta Kepri mulai menambah jam operasional distribusi air kepada pelanggan.
“Tadi malam mulai sekitar pukul 22.00 WIB air sudah mengalir dan sampai hari ini masih mengalir,” katanya. Ia berharap curah hujan terus berlanjut agar ketinggian air semakin stabil sehingga pelayanan dapat dilakukan penuh selama 24 jam.
“Mudah-mudahan bisa kembali normal 24 jam,” tambahnya.
Kondisi serupa juga terjadi di Waduk Sei Gesek, Toapaya, Kecamatan Toapaya. Pejabat sementara (Pjs) Kepala Subbagian Produksi PDAM Tirta Kepri, Abdur Razak, menyebutkan ketinggian air per Jumat (20/2/2026) telah mencapai 1 meter 70 sentimeter.
“Sebelumnya hampir habis, tinggal sekitar 30 sentimeter. Alhamdulillah setelah hujan beberapa hari ini naik menjadi 1 meter 70 sentimeter,” ujarnya.
Kenaikan debit tersebut membuat pelayanan air kepada pelanggan kembali normal. Sebelumnya, sekitar 5 ribu pelanggan dari jalur Waduk Sei Gesek sempat dialihkan pasokannya dari Waduk Sei Pulai.
“Kemarin sekitar 5 ribu pelanggan dialihkan ke Waduk Sei Pulai. Sekarang sudah kembali ke jalur Sei Gesek, total sekitar 7 ribu pelanggan sudah dilayani dari jalur ini,” jelas Razak.
PDAM Tirta Kepri berharap kondisi cuaca tetap mendukung agar pasokan air baku di Bintan tetap aman dan distribusi air kepada pelanggan berjalan optimal. (*)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GUSTIA BENNY