Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Setelah lama vakum dari industri musik, penyanyi religi Sulis akhirnya comeback. Dia merilis dua lagu sekaligus, yaitu Suara Sukma Palestina (Sholawat Cinta untuk Gaza) dan Sholawat Cinta (Satukan Hati) pada Jumat (13/2). Kedua lagu itu rilis menjelang bulan suci Ramadan.
Sulis menuturkan, kedua lagu itu bukan cuma sekadar karya biasa. Melainkan wujud cinta kasih sekaligus kepeduliannya menyuarakan kebebasan Palestina. Sebuah lantunan doa yang disiarkan lewat karya musik.
“Saya berharap mereka mendapatkan haknya, mengusir penjajah, dan cepat merdeka seperti yang kita rasakan sekarang,” kata Sulis saat ditemui di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, belum lama ini.
Sulis mengaku proses produksi dua lagu itu berlangsung emosional. Selama proses rekaman, otaknya terus memutar rekaman perjuangan dan keteguhan iman masyarakat Palestina di tengah konflik. Terutama anak-anak yang turut menjadi korban peperangan.
“Anak-anak kecil di sana kalau bicara tuh seperti orang yang bersabda. Kalimat-kalimatnya penuh dengan makna,” ujar penyanyi berusia 36 tahun tersebut.
Adapun Suara Sukma Palestina (Sholawat Cinta untuk Gaza) dan Sholawat Cinta (Satukan Hati) diciptakan oleh Muhammad Nur Ohoitenan, suami Sulis.
“Suami saya diam-diam kerja sama dengan (rekannya, Red) Mas Anwar Fauzi, tiba-tiba saya ditelepon untuk ambil nada. Saya tanya ‘hah lagu apa?’, lalu ‘Pokoknya ambil nada aja dulu’ gitu,” papar Sulis.
Fakta lain dari lirik lagu Suara Sukma Palestina yang menyayat hati itu karena ditulis hanya dalam hitungan menit. Sebab, Ohoitenan sebetulnya hanya menumpahkan segala emosi yang terpendam sejak lama.
“Sekitar 5-10 menit, Masya Allah. Karena hari-hari itu ngeliatin video-video saudara kita di Palestina. Jadi, itu memang isi batinnya dia dan kita semua,” ungkap Sulis.
Saat ini, lagu Suara Sukma Palestina (Sholawat Cinta untuk Gaza) dan Sholawat Cinta (Satukan Hati) sudah tersedia di berbagai platform digital. (*)
Reporter : JP Group
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI