Buka konten ini

SAGULUNG (BP) – Kebakaran hebat menghanguskan gudang PT Hongyuan New Material di kawasan industri Horizon, Sagulung, Senin (16/2) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh isi gudang yang menyimpan bahan baku akrilik dan plastik ludes terbakar.
Peristiwa itu pertama kali diketahui sekuriti perusahaan sekitar pukul 19.40 WIB. Api dengan cepat membesar lantaran gudang dipenuhi bahan mudah terbakar seperti plastik dan karung berisi bahan baku akrilik.
Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, bagian yang terbakar merupakan gudang penyimpanan bahan baku produksi.
“Yang terbakar itu gudang perusahaan yang menyimpan bahan baku akrilik dalam karung serta bahan plastik sortiran,” ujarnya.
Menurut Aris, saat kebakaran terjadi seluruh pekerja tengah libur sehingga tidak ada aktivitas produksi di lokasi. Kondisi itu memastikan tidak adanya korban jiwa.
“Saat kejadian tidak ada aktivitas. Jadi dipastikan tidak ada korban,” katanya.
Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api. Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 23.10 WIB sebelum api berhasil dikendalikan.
Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. Tiga orang saksi yang terdiri atas sekuriti perusahaan dan petugas keamanan kawasan industri telah dimintai keterangan.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kerugian juga belum bisa dipastikan,” ungkap Aris.
Terpisah, Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Dalam beberapa pekan terakhir, kasus kebakaran kerap terjadi.
Ia mengingatkan warga untuk memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman. Peralatan listrik yang tidak digunakan sebaiknya dimatikan dan dicabut dari stopkontak.
“Pastikan peralatan listrik dimatikan dan dicabut saat tidak digunakan. Periksa juga posisi steker, jangan sampai longgar karena bisa menimbulkan percikan,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat yang hendak meninggalkan rumah diminta memastikan kompor dalam keadaan mati. “Instalasi listrik harus rutin dicek. Intinya, masyarakat harus lebih waspada,” tutupnya. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO