Buka konten ini

BATAM (BP) – Kedatangan KM Kelud dari Medan yang bersiap melanjutkan pelayaran ke Jakarta, Rabu (11/2), kembali memicu kemacetan parah di Pelabuhan Bintang 99 Persada. Kondisi parkiran dan arus lalu lintas yang amburadul membuat penumpang serta kendaraan penjemput terjebak antrean panjang sejak sore hingga malam hari.
Kendaraan roda dua dan roda empat tampak mengular di pintu masuk pelabuhan. Sejumlah pengendara mengaku harus menunggu hampir satu jam hanya untuk melewati portal parkir. Situasi serupa terjadi di jalur keluar. Arus kendaraan yang saling bertemu tanpa pengaturan yang jelas membuat kemacetan kian tak terkendali.
Di lapangan, petugas terlihat berjaga di portal masuk untuk memungut karcis parkir. Namun, di dalam area parkir maupun di jalur keluar-masuk kendaraan, tidak tampak adanya pengaturan lalu lintas. Akibatnya, pengendara saling serobot demi mencari celah, sehingga kepadatan semakin parah.
“Mau masuk saja hampir satu jam antreannya. Begitu juga keluar. Tidak ada yang atur di dalam. Kami yang datang dan yang mau berangkat sama-sama terjebak,” keluh Andika, salah seorang penjemput. Ia mengaku kecewa dengan kondisi tersebut.
Keluhan serupa disampaikan pengguna jasa lainnya. Mereka berharap pengelolaan pelabuhan segera berbenah dan memperbaiki sistem pengaturan kendaraan. Sejumlah warga bahkan membandingkan dengan pelabuhan lain yang dinilai lebih tertib dalam manajemen parkir dan arus lalu lintas.
“Tak betul ini pengelolaannya. Mohonlah diatur dengan baik supaya kendaraan tertib keluar masuk,” ujar Imran.
Saat dikonfirmasi terkait kondisi tersebut, salah seorang petugas parkir di portal masuk yang mewakili pengelola enggan memberikan tanggapan. Ia tidak bersedia memberikan pernyataan resmi mengenai kemacetan dan evaluasi pengelolaan parkir. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola terkait langkah perbaikan yang akan dilakukan. (*)
Reporter : EUSEBIUS SARA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO