Buka konten ini

BATAM (BP) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dalam kondisi aman menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat dan rangkaian hari besar keagamaan 2026. Data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Batam menunjukkan stok beras berada di atas kebutuhan konsumsi warga.
Kepala DKPP Batam, Mardanis, menyampaikan ketersediaan beras saat ini mencapai 10.249,14 ton. Sementara kebutuhan masyarakat berada di angka 9.288,08 ton. Dengan demikian, terdapat surplus sekitar 961 ton.
“Untuk beras, posisi kita aman. Stok yang tersedia lebih tinggi dari kebutuhan bulanan masyarakat Batam,” ujarnya, Rabu (11/2).
Ia menegaskan, surplus tersebut dinilai cukup untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dalam beberapa waktu ke depan.
Selain beras, pasokan gula dan minyak goreng juga dipastikan dalam kondisi mencukupi. DKPP terus melakukan pemantauan rutin terhadap distribusi serta pergerakan harga di pasaran guna menjaga stabilitas.
Meski demikian, terdapat dinamika harga pada sejumlah komoditas hortikultura, khususnya cabai hijau keriting dan cabai rawit yang mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir.
“Kenaikan harga cabai menjadi perhatian kami. Namun secara umum pasokan masih tersedia dan kami terus berkoordinasi dengan distributor serta instansi terkait untuk menjaga stabilitas harga,” kata Mardanis.
Pengawasan distribusi dan pemantauan stok, lanjutnya, akan diperkuat menjelang hari besar keagamaan karena biasanya terjadi peningkatan permintaan bahan pokok.
Sementara itu, Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menekankan bahwa isu pangan tidak hanya sebatas ketersediaan pasokan. Aspek ketahanan dan keberlanjutan jangka panjang harus menjadi orientasi kebijakan daerah.
“Isu pangan tidak hanya soal ketersediaan, tetapi juga menyangkut ketahanan jangka panjang. Kemandirian pangan menjadi agenda strategis yang sejalan dengan arahan Presiden,” ujarnya.
Ia mengutip arahan Presiden yang menekankan pentingnya kemandirian di sektor pangan dan energi sebagai fondasi menghadapi dinamika global.
“Arahan Presiden jelas, bangsa ini harus membangun kemandirian pangan dan energi. Tanpa itu, tantangan global akan semakin berat,” kata Amsakar.
Komitmen penguatan ketahanan pangan tersebut juga dibahas dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam. Pemko Batam menegaskan akan terus bersinergi lintas sektor untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi serta menjaga stabilitas daerah. (***)
LAPORAN : ARJUNA – RENGGA YULIANDRA
Editor : RATNA IRTATIK