Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima undangan untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza. Forum tersebut rencananya digelar di Institute of Peace, Washington DC, Amerika Serikat, pada Kamis (19/1).
Namun demikian, Prasetyo belum dapat memastikan apakah Presiden Prabowo akan hadir dalam agenda tersebut. Ia menyebut keputusan terkait partisipasi Indonesia masih akan disampaikan kemudian, mengingat rencana keterlibatan dalam BoP mendapat beragam tanggapan di dalam negeri.
“Belum, nanti kami informasikan,” ujar Prasetyo di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2).
Prasetyo menegaskan, keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace merupakan bentuk konsistensi sikap pemerintah terhadap isu kemanusiaan dan perdamaian global, terutama terkait Palestina.
Ia menekankan bahwa Indonesia tetap berkomitmen mendukung dan mengakui kemerdekaan Palestina. Selain itu, pemerintah juga terus berupaya memberikan bantuan bagi masyarakat Gaza yang terdampak konflik.
Menurutnya, Indonesia bersama tujuh negara mayoritas Muslim lainnya sepakat bergabung dalam Board of Peace dengan tujuan meredam eskalasi kekerasan di wilayah tersebut.
Melalui forum itu, diharapkan akses bantuan kemanusiaan, terutama kebutuhan pangan, dapat lebih mudah disalurkan ke Gaza guna meringankan penderitaan warga sipil akibat konflik berkepanjangan.
“Harapannya, langkah ini bisa membantu menurunkan intensitas konflik dan mengurangi beban masyarakat Gaza,” tutupnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO