Buka konten ini

LINGGA (BP) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Singkep Barat, Kabupaten Lingga. Sebanyak 13.000 batang karet milik dua warga dilaporkan hangus terbakar.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (10/2) sekitar pukul 15.30 WIB. Laporan pertama kali diterima petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dari seorang warga bernama Rusdian.
“Mendapatkan laporan tersebut, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman,” ujar Komandan Regu (Danton) Damkar Lingga Unit Dabo Singkep, Ikmal Hakim, Rabu (11/2).
Ikmal mengatakan, petugas menghadapi sejumlah kendala saat proses pemadaman. Selain lokasi titik api yang jauh, keterbatasan peralatan serta minimnya sumber air membuat upaya pemadaman berjalan lambat. “Pada saat itu terjadi kebocoran pada selang air.
Selain itu, sumber air di sekitar lokasi banyak yang kering. Titik api juga cukup jauh dan tidak ada akses untuk mendekatinya,” jelas Ikmal.
Ia mengungkapkan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai belasan hektare. Kebun karet milik dua warga yang terdampak masing-masing atas nama Nuris dan Nurdin.
“Untuk kebun karet Pak Nuris sekitar 7.000 batang yang hangus terbakar, kemudian kebun karet Pak Nurdin sekitar 6.000 batang,” ungkapnya.
Petugas berjibaku memadamkan api selama hampir lima jam. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.15 WIB.
“Sejak pukul 15.30 WIB petugas melakukan pemadaman, dan sekitar pukul 20.15 WIB api berhasil dipadamkan. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” pungkas Ikmal. (*)
Reporter : VATAWARI
Editor : GUSTIA BENNY