Buka konten ini

NEW YORK (BP) – Cadillac Formula 1 Team memperkenalkan livery mobil balap pertamanya untuk F1 2026 dengan cara yang tidak biasa, Senin (9/2). Yakni, lewat sebuah tayangan berdurasi 30 detik di sela Super Bowl antara Seattle Seahawks versus New England Patriots di Stadion Levi’s, Santa Clara, California.
Selain lewat layar televisi, Cadillac juga menggelar peluncuran secara publik di Times Square, New York. Sebuah kotak tertutup yang telah dipasang sejak Jumat akhirnya dibuka seusai pertandingan, menampilkan mobil Cadillac F1 di hadapan kerumunan pengunjung.
Pada musim debutnya di Formula 1, Cadillac mengusung desain warna hitam dan putih, dengan sisi kiri dan kanan mobil menggunakan warna berbeda. Menurut rilis resmi tim, terdapat gradasi desain berbentuk chevron khas Cadillac yang juga menjadi simbol keterkaitan dengan General Motors sebagai pemilik bersama tim.
”Livery ini bukan sekedar warna. Ini menunjukkan siapa kami dan apa yang kami bawa ke Formula 1. Setiap detail dirancang secara berani, modern, dan tak terbantahkan sebagai Amerika, sambil tetap menghormati sejarah yang membentuk olahraga ini,” kata CEO Cadillac F1 Team, Dan Towriss, seperti dikutip dari The Athletic.
Namun, peluncuran livery itu berlangsung di tengah kontroversi hukum. Beberapa hari sebelum peluncuran, sutradara asal Amerika Serikat, Michael Bay mengajukan gugatan senilai USD 1,5 juta (sekitar Rp 25,2 miliar) terhadap Cadillac. Penyebabnya, tim yang bermarkas di Fishers, Indiana itu diduga telah mencuri ide dan karya Bay untuk iklan tanpa memberi kompensasi.
”Michael Bay adalah seorang genius sinematik dan kami sempat berdiskusi dengannya untuk menyutradarai iklan Super Bowl kami. Namun, setelah dua kali pertemuan, jelas bahwa dia tidak dapat memenuhi tenggat waktu kami sehingga pada akhirnya tidak ada jalan untuk melanjutkan kerja sama,” begitu klarifikasi juru bicara Cadillac F1 Team. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO