Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Federasi Futsal Indonesia (FFI) mulai membuka wacana besar usai rampungnya Piala Asia Futsal 2026. Berbekal sukses penyelenggaraan dan atmosfer Indonesia Arena yang mendapat pujian luas, FFI menjajaki peluang mengajukan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028.
Ketua Umum FFI Michael Victor Sianipar menyatakan, antusiasme publik yang memadati Indonesia Arena sepanjang turnamen menjadi kekuatan utama. Dari fase grup hingga final, dukungan penonton tak pernah surut. Ini membuktikan bahwa futsal Indonesia memiliki basis penggemar yang kuat dan layak diperhitungkan di level dunia.
”Kami sudah menyampaikan ketertarikan kepada FIFA. Setelah melihat langsung atmosfer di Indonesia Arena, kami berharap FIFA bisa menilai bahwa futsal Indonesia berkembang pesat dan punya dukungan publik yang luar biasa,” ujar Michael.
Michael mengakui peluang Indonesia untuk bersaing sebagai tuan rumah Piala Dunia tidak mudah. Piala Dunia Futsal terakhir pada 2024 digelar di Uzbekistan. Biasanya, FIFA menggilir tuan rumah antarbenua. Namun, FFI optimistis momentum yang dimiliki Indonesia saat ini layak diperjuangkan.
”Memang secara tren setelah Asia biasanya berpindah ke benua lain. Tapi, kami akan membangun argumen sebaik mungkin. Momentum ini sayang jika dilewatkan,” tegasnya.
Soal kesiapan teknis, FFI belum menetapkan venue yang akan diajukan. Fokus utama saat ini adalah meyakinkan FIFA terlebih dahulu mengenai kelayakan Indonesia sebagai tuan rumah.
”Untuk venue masih terlalu jauh. Yang terpenting sekarang adalah membangun kepercayaan FIFA. Kalau prosesnya berjalan, aspek teknis akan kami matangkan bertahap,” terangnya.
Dukungan juga datang dari Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Ia menilai pencapaian Timnas Futsal Indonesia dan atmosfer penonton menjadi alasan kuat untuk mencoba mengajukan diri. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO