Buka konten ini

BOGOR (BP) – PT Putra Perkasa Genetika menyatakan komitmennya untuk mendukung ketahanan pangan nasional dengan memperkuat peran peternak rakyat melalui penyediaan bibit unggul dalam negeri.
Perusahaan yang berada di kawasan Gunungsindur, Kabupaten Bogor ini menegaskan, tidak akan mengambil alih peran peternak, melainkan fokus pada pengembangan genetika unggas guna mengurangi ketergantungan impor.
Direktur Utama PT Putra Perkasa Genetika, Renaldy Anggada menjelaskan, sejak awal pihaknya berupaya memastikan kebutuhan bibit ayam nasional dapat dipenuhi dari dalam negeri apabila pemerintah menghentikan impor.
”Nah, yang akan kita lakukan next-nya yaitu ayam broiler yang kita butuh, support dari pak Presiden,” ungkapnya kepada Radar Bogor, Jumat (6/2).
Ia menyebutkan, perusahaan hanya bergerak di sektor penyediaan bibit.
Sementara, proses pembesaran tetap dilakukan oleh peternak rakyat.
Dengan skema tersebut, peternak tetap memperoleh manfaat ekonomi karena hasil ternak sepenuhnya menjadi hak mereka untuk dijual secara mandiri.
Menurut Renaldy, pola kerja ini bertujuan memperkuat ekonomi peternak lokal agar tetap berdaya saing, sekaligus menjaga ekosistem industri perunggasan nasional.
Ke depan, PT Putra Perkasa Genetika juga berencana memperluas pengembangan ayam broiler dengan tetap mengedepankan kolaborasi bersama pemerintah pusat.
Ia menegaskan, langkah tersebut tetap berprinsip tidak mengurangi porsi usaha peternak.
Renaldy menambahkan, perusahaan hanya akan berfokus pada aktivitas breeding atau pembibitan, sementara proses pembesaran ayam sepenuhnya diserahkan kepada peternak.
Bahkan, perusahaan siap menyediakan parent stock maupun final stock agar peternak dapat menjalankan usahanya secara mandiri.
Ia memastikan, strategi tersebut dirancang untuk menjaga keseimbangan industri, di mana perusahaan berperan dalam riset dan pengembangan genetika.
Sedangkan, kata Renaldy, peternak tetap menjadi ujung tombak produksi ayam nasional. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI