Buka konten ini

RASA lesu dan hilangnya semangat pada siang hari hingga muncul keinginan untuk tidur sejenak merupakan kondisi yang kerap dialami banyak orang. Kondisi ini dikenal sebagai penurunan energi di siang hari dan kerap berdampak pada produktivitas kerja maupun aktivitas harian.
Salah satu pemicunya adalah turunnya tingkat energi setelah makan siang, yang membuat tubuh terasa lemah dan mengantuk. Fenomena ini umumnya dipengaruhi oleh perpaduan proses biologis tubuh dan jenis makanan yang dikonsumsi, sebagaimana dilaporkan NDTV.
Berikut sejumlah faktor yang menyebabkan kantuk setelah makan siang:
Proses pencernaan
Setelah makan, tubuh membutuhkan energi besar untuk mencerna makanan. Aliran darah pun lebih banyak dialihkan ke saluran pencernaan guna mendukung proses tersebut. Akibatnya, pasokan darah ke organ lain, termasuk otak, berkurang dan memicu rasa lelah.
Lonjakan insulin
Konsumsi makanan tinggi karbohidrat dan gula dapat menyebabkan kenaikan kadar gula darah secara cepat. Tubuh kemudian melepaskan insulin untuk menyeimbangkannya. Proses ini mendorong triptofan masuk ke otak dan diubah menjadi serotonin serta melatonin, hormon yang menimbulkan rasa tenang dan kantuk.
Ritme sirkadian
Secara alami, tubuh manusia mengalami naik-turun energi sepanjang hari. Penurunan energi biasanya terjadi pada awal siang hari, sekitar 7–9 jam setelah bangun tidur, yang sering bertepatan dengan waktu makan siang.
Pilihan makanan
Makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan cenderung memicu lonjakan dan penurunan gula darah secara drastis, sehingga tubuh cepat lelah. Selain itu, porsi makan yang terlalu berat membuat sistem pencernaan bekerja lebih keras dan meningkatkan rasa mengantuk.
Untuk mengurangi kantuk setelah makan siang, beberapa pilihan makanan berikut dapat dipertimbangkan:
Protein rendah lemak
Ayam panggang, ikan, telur, tahu, buncis, dan kacang-kacangan membantu menjaga energi tetap stabil tanpa membebani pencernaan.
Biji-bijian utuh
Roti gandum utuh, beras merah, dan quinoa melepaskan energi secara bertahap serta membantu menjaga kestabilan gula darah.
Buah dan sayuran
Buah serta sayuran segar kaya vitamin, mineral, dan serat yang mendukung stamina tubuh tanpa asupan kalori berlebihan.
Lemak sehat
Alpukat dan kacang-kacangmengandung lemak sehat yang memberi rasa kenyang lebih lama dan energi berkelanjutan.
Batasi makanan manis dan olahan
Minuman manis dan gorengan sebaiknya dikurangi karena dapat menyebabkan penurunan gula darah lebih cepat, yang berujung pada rasa lemas dan kantuk. (*)
Reporter : JP Group
Editor : PUTUT ARIYO