Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Provinsi Kepri sepanjang tahun 2025 lalu telah menyumbang devisa Rp22,6 triliun. Capaian ini tergambar berdasarkan pernyataan resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri.
“Untuk tahun 2025, jumlah kunjungan wisman ke Kepri mencapai angka 2 juta. Artinya jumlah ini sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, Kamis (5/2) di Tanjungpinang.

Menurut Gubernur, kunjungan ke Kepri sepanjang tahun 2025 lalu mencapai 2.027.037 orang. Angka tersebut tumbuh sebesar 21,59 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 1.667.081 kunjungan. Adapun total pengeluaran wisatawan di Kepri sepanjang tahun 2025 mencapai Rp22.635.84.303.009.
“Pariwisata Kepri menyumbang devisa negara dari kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2025 sebesar Rp22,6 triliun. Ini menjadi bukti bahwa sektor pariwisata menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah,” jelasnya.
Masih kata Gubernur, Selain wisman, jumlah kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. Masih berdasarkan data BPS Kepri, sepanjang Januari hingga Desember 2025, kunjungan wisnus tercatat sebanyak 4.294.670 perjalanan.
“Jumlah kunjungan wisnus ini tumbuh 22,99 persen dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 3.491.947 perjalanan,” jelasnya.
Sementara itu, Kadispar Kepri, Hasan menambahkan, secara khusus pada Desember 2025, kunjungan wisman mencapai 247.024 kunjungan atau naik sebesar 56,97 persen.
Sementara itu, kunjungan wisnus tercatat sebanyak 378.494 perjalanan atau meningkat 6,59 persen.
Menurutnya, karena tingkat kunjungan wisman bertambah, kondisi ini turut mempengaruhi Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Kepri. Karena pada periode tersebut mencapai 56,96 persen atau naik 2,42 poin dibandingkan periode sebelumnya.
“Pertumbuhan ini mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan wisatawan terhadap Kepulauan Riau sebagai destinasi unggulan, baik untuk wisatawan mancanegara maupun domestik,” jelas Hasan.
Disebutkan Hasan, untuk tahun 2026, Pemerintah Provinsi Kepri telah menetapkan target ambisius dengan sasaran 2,7 juta kunjungan wisman. Target tersebut akan dicapai melalui penguatan promosi, peningkatan kualitas destinasi, serta penyelenggaraan berbagai event berskala nasional dan internasional.
“Pada tahun 2026, Kepri juga ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan nasional Wonderful Indonesia Wellness oleh Kementerian Pariwisata yang akan dilaksanakan di Pulau Bintan, meliputi wilayah Tanjungpinang dan Bintan,” tambah Hasan.
Selain itu, Kepri juga mendapatkan dukungan event dari Kementerian Pariwisata melalui program Kharisma Event Nusantara (KEN) berupa Jong Race Festival di Bintan dan Kenduri Seni Melayu di Batam. Event tersebut akan diperkuat dengan supporting event seperti Penyengat Heritage serta Kepri International Art & Culture 2026.
“Dengan rangkaian event tersebut, kami optimistis pariwisata Kepulauan Riau akan terus tumbuh dan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat,” tutup Hasan. (*)
LAPORAN : JAILANI
Editor : MUHAMMAD NUR