Buka konten ini

Desain homestay 2 lantai yang nyaman dan menarik bisa membuat tamu merasa seperti di rumah sendiri dan tak ingin meninggalkan tempat tersebut. Dengan arsitektur yang unik dan fasilitas yang lengkap, homestay ini menjadi pilihan ideal untuk berlibur dan melepaskan penat.
DILANSIR kochiro, selain soal tampilan, desain pada homestay juga harus perhatikan kenyamanan, fungsi, dan suasana yang bikin hati adem.
”Kami yang sudah 10 tahun berkecimpung di bidang desain interior dan arsitektur, tahu persis bagaimana menciptakan ruang cantik dipandang, tapi juga membekas di hati para tamu,” ungkap Kochiro Architect.
Homestay saat ini bukan hanya sekadar tempat menginap. Para tamu mencari pengalaman menginap. Sebuah suasana yang menyenangkan, penuh kehangatan, dan pastinya Instagramable.
Desain homestay 2 lantai punya banyak potensi untuk diwujudkan jadi tempat yang memorable. Mulai dari pembagian ruang yang lebih fleksibel, permainan pencahayaan alami, hingga pemanfaatan setiap sudut menjadi spot cozy yang bikin tamu betah berlama-lama.

2. Memisahkan area privat dan publik. Di lantai bawah fokus untuk ruang sosial seperti ruang tamu, dapur, dan area santai. Sementara lantai atas tempat tidur yang lebih tenang.
3. Gaya skandinavia yang clean, industrial yang maskulin, atau bohemian yang artsy? Semua bisa disesuaikan.
Area Outdoor yang Menyatu dengan Alam
Teras kecil di depan, balkon di lantai dua, atau bahkan rooftop mungil bisa jadi daya tarik tambahan. Area outdoor seperti ini bikin tamu merasa lebih lepas dan rileks, apalagi kalau ditambah dengan elemen tanaman hijau atau lighting malam hari yang temaram.
Desain homestay 2 lantai akan terasa lebih hidup ketika elemen indoor dan outdoor saling menyatu. Taman kecil di dalam rumah, jendela besar yang membuka ke taman, atau bahkan kolam ikan di ruang tamu bisa menjadi pilihan untuk menciptakan kesan harmoni dengan alam. Dengan demikian, tamu bisa menikmati suasana alam tanpa harus meninggalkan kenyamanan homestay.
Pencahayaan dan Ventilasi Alami
Jangan remehkan kekuatan sinar matahari pagi yang masuk ke ruang tamu, atau hembusan angin sore dari jendela lantai dua. Elemen-elemen ini bisa jadi pembeda antara homestay yang “biasa aja” dengan yang wah, enak banget nginep di sini!”
Dalam setiap rancangan, harus selalu merancang desain homestay 2 lantai dengan memperhitungkan orientasi cahaya dan sirkulasi udara. Selain soal kenyamanan, ini juga efisiensi energi. Dengan memanfaatkan cahaya alami dan aliran udara yang baik, homestay bisa mengurangi ketergantungan pada lampu dan AC, sehingga lebih ramah lingkungan dan menghemat biaya operasional.
Pastikan desain homestay kamu mempertimbangkan faktor-faktor ini untuk menciptakan ruang yang nyaman, sehat, dan berkelanjutan.
Sentuhan Desain yang Personal dan Estetik
Desain homestay 2 lantai yang sukses itu tidak hanya soal struktur bangunan. Karakter homestay harus terasa dari setiap sudut, mulai dari pemilihan warna, material, furnitur, sampai dekorasi.
Gaya skandinavia yang clean, industrial yang maskulin, atau bohemian yang artsy? Semua bisa disesuaikan dengan target market homestay kamu. Yang penting, ada benang merah antara fungsi dan estetikanya.
Pastikan setiap detail desain mencerminkan kepribadian homestay dan membuat tamu merasa nyaman dan betah berlama-lama. Dengan sentuhan personal dan estetik yang tepat, homestay 2 lantai kamu bisa menjadi tempat favorit bagi para tamu.
Layout Cerdas, Ruang Terasa Lapang
Salah satu keuntungan dari homestay 2 lantai adalah kemampuannya memisahkan area privat dan publik. Di lantai bawah bisa difokuskan untuk ruang sosial seperti ruang tamu, dapur, dan area santai. Sementara lantai atas bisa jadi tempat tidur yang lebih tenang.
Ini menciptakan pengalaman menginap yang nyaman, baik untuk solo traveler, pasangan, maupun keluarga. Dengan tata letak yang tepat, homestay tidak akan terasa sempit, bahkan di lahan terbatas.
Detail Kecil yang Membuat Bedanya Besar
Satu hal yang sering ditekankan dalam setiap proyek adalah pentingnya detail. Rak built-in, penyimpanan tersembunyi, cermin besar untuk memperluas visual ruangan, atau bahkan colokan listrik yang ditempatkan strategis.
Hal-hal kecil dalam setiap rancangan desain itu punya dampak besar pada kepuasan tamu homestay. Inilah hasil dari pengalaman panjang dalam merancang ruang yang bukan hanya indah, tapi juga cerdas dan fungsional. Detail seperti sound system yang tersembunyi, Wi-Fi yang stabil, atau bahkan colokan USB di setiap kamar bisa membuat tamu merasa dihargai dan nyaman. (***)
Reporter :JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI