Buka konten ini

BATAM (BP) – Kinerja ekspor sektor perikanan Kota Batam terus menunjukkan tren positif. Dinas Perikanan Kota Batam menargetkan volume ekspor ikan mencapai 6.500 ton dengan nilai transaksi sebesar Rp260 miliar pada tahun 2026.
Target tersebut ditetapkan dengan melihat capaian ekspor komoditas perikanan Batam sepanjang 2025 yang tercatat mencapai 6.406,37 ton dengan nilai transaksi sebesar Rp263,56 miliar. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang hanya mencapai 5.414 ton dengan nilai transaksi sekitar Rp232,6 miliar.
Kepala Dinas Perikanan Kota Batam, Yudi Admaji, mengatakan peningkatan tersebut mencerminkan semakin bergairahnya aktivitas perikanan di Batam, sekaligus menunjukkan tingginya permintaan pasar luar negeri terhadap produk perikanan lokal.
“Sektor perikanan kembali menjadi salah satu penyumbang terbesar bagi pertumbuhan ekonomi Kota Batam,” ujar Yudi, Kamis (5/2).
Ia menjelaskan, terdapat setidaknya tiga faktor utama yang mendorong peningkatan kinerja ekspor perikanan Batam. Pertama, meningkatnya produksi hasil tangkapan nelayan.
Kedua, permintaan dari negara tujuan ekspor yang terus bertumbuh. Ketiga, harga ikan ekspor di negara tujuan yang relatif baik dan stabil.
Dengan kondisi tersebut, Yudi optimistis nilai ekspor perikanan Batam tahun ini dapat mencapai Rp260 miliar, meskipun target tersebut sedikit lebih rendah dibanding realisasi tahun lalu yang mencapai Rp263 miliar, dan lebih tinggi dari target tahun sebelumnya sebesar Rp250 miliar. (*)
Reporter : RENGGA YULIANDRA
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI