Buka konten ini

BEIJING (BP) – Pesawat kargo nirawak hibrida buatan Tiongkok, YH-1000S, berhasil merampungkan penerbangan perdananya di Kota Chongqing, China barat daya, Selasa (3/2). Pesawat ini disebut sebagai yang pertama dari jenisnya di dunia.
Informasi tersebut disampaikan pihak pengembang, China Academy of Aerospace Aerodynamics. YH-1000S dikembangkan sebagai pesawat kargo nirawak berukuran besar dengan teknologi tenaga hibrida.
Dalam penerbangan perdananya, YH-1000S dilengkapi sistem tenaga hibrida berkinerja tinggi yang dikembangkan bersama produsen kendaraan energi baru atau new energy vehicle (NEV).
Pengembang menyebutkan, pesawat ini memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan pendahulunya, YH-1000, yang melakukan penerbangan perdana pada Mei tahun lalu.
Keunggulan tersebut antara lain jarak lepas landas dan pendaratan yang lebih pendek, kapasitas muatan yang lebih besar, serta jangkauan penerbangan yang lebih jauh.
YH-1000S dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasar global, khususnya dalam sektor logistik dan pengiriman internasional yang membutuhkan efisiensi tinggi dan jangkauan luas.
Selain logistik, pesawat nirawak ini juga dapat digunakan untuk misi penyelamatan darurat dan mitigasi bencana, termasuk pengiriman bantuan ke wilayah sulit dijangkau.
China Academy of Aerospace Aerodynamics menambahkan, YH-1000S juga berpotensi dimanfaatkan untuk modifikasi cuaca buatan, pemantauan laut, serta pengawasan maritim. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY