Buka konten ini

KARIMUN (BP) – Perum Bulog Kantor Cabang Batam yang membawahi Unit Usaha Karimun akan mendatangkan beras premium kemasan 5 kilogram dari Subang, Jawa Barat, guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kabupaten Karimun.
Pimpinan Perum Bulog Cabang Batam, Guido XL Pereira, mengatakan sebanyak 250 ton beras premium dijadwalkan tiba di Tanjungbalai Karimun pada 12 Februari 2026. Beras tersebut dikirim dari gudang Bulog di Subang dengan merek Befood.
“Beras premium itu kita datangkan langsung dari Jawa, tepatnya dari Subang, Jawa Barat. Pengiriman dilakukan bulan ini untuk memastikan ketersediaan beras di Karimun tetap aman,” ujar Guido kepada Batam Pos, Selasa (3/2).
Ia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir atau panik terhadap isu kelangkaan pangan. Menurutnya, Indonesia saat ini sudah swasembada pangan dan stok yang dikuasai Bulog Cabang Batam cukup untuk kebutuhan hingga empat bulan ke depan.
Guido mengakui stok beras premium di Gudang Bulog Parit Rampak, Kecamatan Meral, Tanjungbalai Karimun, saat ini memang kosong. Namun, untuk beras jenis SPHP masih tersedia sebanyak 242 ton hingga Senin (2/2), serta minyak goreng sebanyak 9,6 ton.
Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukrianto Jaya Putra, memastikan kondisi pangan di pasaran masih aman. Ia menyebut beras premium masih tersedia, bahkan dua hari lalu masuk tambahan pasokan dari Batam sebanyak 60 ton.
“Masuknya beras dari Batam ke Karimun tentu sesuai dengan aturan yang berlaku. Jadi untuk sementara tidak ada kelangkaan,” ujarnya.
Terkait harga bahan pangan menjelang Imlek, Sukrianto menyebut kondisi relatif stabil. Harga sayuran, bawang, dan cabai merah cenderung terkendali, bahkan cabai merah yang sempat menyentuh Rp90 ribu per kilogram kini turun di kisaran Rp50 ribu.
Berdasarkan pemantauan rutin yang dilakukan setiap Senin, ia memastikan ketersediaan pangan di Karimun mencukupi untuk kebutuhan perayaan Imlek hingga memasuki Bulan Suci Ramadan mendatang. (***)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GUSTIA BENNY