Buka konten ini

SEKUPANG (BP) – Lubang besar yang menganga di badan Jalan Sei Ladi dari arah Laluan Madani kian mengkhawatirkan dan dikabarkan telah memakan korban. Seorang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal setelah terperosok ke dalam lubang yang cukup dalam di tengah jalur tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kondisi jalan rusak itu semakin parah dalam beberapa hari terakhir. Lubang berada tepat di tengah badan jalan dan terus melebar. Situasi menjadi semakin berbahaya pada malam hari karena minimnya penerangan di sekitar lokasi.
Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan dampak kerusakan jalan tersebut. Kendaraan tampak melambat dan antre mengular. Sejumlah pengendara harus menghindar secara mendadak untuk menghindari lubang, sehingga berpotensi memicu kecelakaan beruntun.
Asrul, salah seorang pengguna jalan yang kerap melintas di kawasan itu, mengaku waswas setiap kali melewati jalur Sei Ladi. “Lubangnya cukup dalam dan posisinya di tengah jalan. Kalau tidak hafal atau kurang waspada, bisa langsung terperosok. Apalagi malam hari gelap, sangat berbahaya untuk pengendara motor,” ujarnya, Minggu (1/2).
Ia berharap pemerintah segera menuntaskan perbaikan agar tidak ada korban berikutnya. Menurutnya, setidaknya perlu dipasang tanda peringatan atau penerangan sementara.
“Jangan sampai menunggu korban bertambah. Minimal diberi tanda atau penerangan supaya pengendara bisa lebih hati-hati,” tuturnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA) Kota Batam, Dohar Mangalando Hasibuan, mengatakan perbaikan tengah dilakukan.
“Saat ini masih dalam proses pemadatan. Mudah-mudahan bisa segera rampung. Kami juga bekerja sama dengan BP Batam dalam melakukan pemeliharaan jalan di seluruh Kota Batam,” ujarnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat tetap berhati-hati saat melintasi jalur tersebut, terutama pengendara sepeda motor, hingga proses perbaikan benar-benar selesai.
“Kami mengimbau masyarakat selalu berhati-hati saat melintasi jalur Sei Ladi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan sebelum perbaikan jalan tuntas,” katanya. (*)
Reporter : ARJUNA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO