Buka konten ini


(Foto Kanan) Skylight atau atap kaca bagi rumah yang tidak memungkinkan menggunakan banyak jendela, maka skylight sangat ideal untuk diterapkan. Foto: pinterest
RUMAH yang sejuk dan nyaman bukan hanya tentang estetika, tapi juga tentang ventilasi yang tepat. Dengan model ventilasi cerdas, Anda bisa meningkatkan kualitas udara dalam ruangan dan menghemat energi.
Dilansir dekoruma, membangun rumah idealnya harus memiliki ventilasi rumah yang baik dan tepat. Penempatannya harus sesuai dengan luas dan gaya bangunan agar udara kotor bisa keluar dengan mudah.
Hadirnya ventilasi membuat kualitas udara dalam ruangan menjadi lebih sehat dan segar untuk dihirup. Umumnya, ventilasi memiliki dua jenis yaitu alami dan mekanik. Dimana ventilasi alami memanfaatkan udara masuk melalui pintu, jendela, dan ventilasi di atas dinding.
Sedangkan ventilasi mekanik mengandalkan mesin seperti menggunakan kipas angin yang digunakan dalam ruangan.
Pemilihan ventilasi yang tepat bukan hanya menyegarkan sirkulasi udara di rumah, namun bisa menjadi elemen dekorasi yang estetik. Ada beberapa model ventilasi rumah yang bisa menjadi inspirasi untuk meningkatkan kualitas udara sekaligus menambah estetika hunian.

1. Ventilasi Rumah Dinding Roster
Dinding roster menjadi pilihan pertama untuk diterapkan sebagai ventilasi rumah. Struktur dinding roster yang memiliki banyak lubang memungkinkan udara segar dan cahaya masuk ke dalam rumah dengan efektif.
Desainnya tersebut membantu meminimalisir kelembaban dan menjaga kualitas udara yang sehat di hunian. Selain itu, rumah bisa memperoleh sinar matahari yang maksimal sehingga dapat menghemat energi listrik saat siang hari.
Jenis dinding ini sering digunakan pada teras sebagai pagar rumah yang estetik karena memiliki bentuk dan pola yang unik. Namun, menerapkannya di dalam rumah juga tak kalah menarik untuk menghadirkan interior yang cantik dan fungsional.
2. Ventilasi Skylight Terbaru
Skylight atau atap kaca adalah pilihan alternatif untuk memperoleh sinar matahari yang optimal dalam hunian. Apalagi bagi rumah yang tidak memungkinkan menggunakan banyak jendela, maka skylight sangat ideal untuk diterapkan.
Penggunaan skylight juga bisa menjadi aksen dekorasi yang aesthetic di dalam ruangan. Kamu bisa menerapkannya pada ruangan yang membutuhkan pencahayaan yang baik seperti dapur, ruang tamu, atau kamar tidur.
Penataan interior yang cermat akan menghasilkan interior rumah yang elegan dan modern. Suasana dalam ruangan pun terasa lebih lapang dan terang, sekaligus menambah kesan homey bagi penghuni.
3. Jendela Boven untuk Ventilasi Rumah
Jendela boven memiliki keunggulan dalam membuka dan menutup sirkulasi udara dalam ruangan, sehingga cocok diterapkan untuk ventilasi udara di rumah.
Model ventilasi ini biasanya memiliki bentuk persegi empat maupun persegi panjang dengan ukuran minimalis.
Meski didesain tidak terlalu besar, jendela boven mampu memberikan sirkulasi udara yang baik dan segar.
Jendela boven sering diaplikasikan di bagian atas dinding untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruangan. Misalnya di pintu masuk, dapur, maupun kamar mandi.
4. Model Ventilasi Jendela Pivot
Memilih jendela pivot sebagai aksen rumah minimalis sangat cocok bagi kamu yang menginginkan kesan luas dan terang pada ruangan.
Pasalnya, jendela pivot yang dipasang secara full di dinding memungkinkan lebih banyak cahaya alami masuk ke dalam rumah.
Jendela pivot memiliki bukaan unik yang meningkatkan aliran udara dan menambah fungsionalitas di hunian.
Keunggulan jendela pivot adalah dapat memberikan tampilan ruangan lebih jelas tanpa terhalang apapun di dalam bingkai. Jenis jendela ini lebih efisien untuk menyekat rumah dibanding jendela geser.
Untuk menciptakan rumah minimalis modern, gunakan ventilasi kaca dengan frame kotak-kotak. Desain ventilasi ini memancarkan kesan modern klasik yang cocok diterapkan di berbagai gaya ruangan.
Model kaca lebar yang diterapkan mampu memberikan pencahayaan yang bagus di dalam ruangan, sehingga membantu menghemat penggunaan lampu saat siang hari.
Menerapkannya di ruang makan bisa jadi pilihan untuk suasana makan bersama keluarga yang menyenangkan dan fresh. Jika tertarik dengan model ventilasi satu ini, cobalah terapkan di area dengan pemandangan hijau atau yang memanjakan mata.
Model lainnya adalah jendela kaca nako yang bisa dipertimbangkan untuk ventilasi rumah minimalis. Model jendela ini didesain dengan panel kaca yang disusun dalam bingkai.
Bagian atas dan bawah jendela nako bisa dibuka dan ditutup dengan mudah karena sudah dibekali sistem engsel. Susunan kaca jendela yang dibuka bisa membuat suasana dalam ruangan lebih sejuk berkat sirkulasi udara yang optimal.
Bentuknya yang estetis dan simple, menjadikannya pilihan terbaik untuk diaplikasikan pada hunian konsep minimalis modern.
Untuk menambah estetika ruangan dengan kaca nako, kamu bisa gunakan ventilasi dengan kusen nuansa netral seperti putih ataupun hitam. Penggunaan warna netral dapat menciptakan ruangan yang elegan dan klasik. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI