Buka konten ini

ACEH (BP) – Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka, memastikan kebutuhan dasar korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, terpenuhi. Hal tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
Usai meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang, Jumat (26/1), Wapres Gibran melanjutkan kunjungan kerja dengan meninjau posko pengungsian korban banjir di Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru.
Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan para pengungsi mendapatkan penanganan optimal serta seluruh kebutuhan dasar, seperti pangan, kesehatan, dan tempat tinggal sementara, terpenuhi secara memadai selama masa pengungsian.
Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar penanganan pascabencana dilakukan secara cepat, tepat, dan berpihak kepada rakyat, khususnya kelompok rentan yang terdampak paling berat.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 26 Januari 2026, bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang menyebabkan 101 orang meninggal dunia dan 18 orang luka-luka, serta berdampak terhadap hampir 292 ribu jiwa.
Sebanyak 216 gampong di 12 kecamatan terdampak banjir. Hingga kini, lebih dari 6.000 warga masih mengungsi di 58 titik pengungsian.
Dalam peninjauan tersebut, Wapres Gibran melihat langsung kondisi para pengungsi yang telah menempati posko selama lebih dari dua bulan. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) agar warga terdampak segera memiliki tempat tinggal yang aman dan layak.
Salah seorang pengungsi, Sri Utami (38), warga Desa Bundar, mengaku hingga saat ini belum memiliki tempat tinggal setelah rumahnya roboh akibat banjir dan tertimbun lumpur setinggi pinggang.
“Mudah-mudahan kami bisa mendapatkan huntara sesegera mungkin, sebelum bulan Ramadan,” harapnya.
Selain meninjau posko pengungsian, Wapres Gibran juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan mainan untuk anak-anak. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para pengungsi sekaligus membantu memulihkan semangat anak-anak korban bencana.
Penyerahan bantuan turut didampingi Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad, bersama perwakilan 100 Musisi dan Pekerja Seni Heal Sumatra, termasuk Tompi.
Turut mendampingi Wapres Gibran dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi, Kepala BNPB Suharyanto, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Rifky Harsya, serta Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA. (*)
LAPORAN: JP GROUP
Editor : RATNA IRTATIK