Buka konten ini

BINTAN (BP) – Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjunguban melaksanakan latihan boarding officer di Perairan Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Rabu (28/1).
Dalam skenario latihan, Pangkalan PLP Tanjunguban menerima informasi adanya kapal tanker yang terindikasi tidak membawa dokumen muatan serta tidak mengibarkan bendera kebangsaan.
Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) yang dilengkapi senjata laras panjang dikerahkan menuju kapal sasaran menggunakan rescue boat.
Setelah situasi dinyatakan aman, petugas naik ke atas kapal untuk melakukan pemeriksaan dokumen muatan dan identitas kru kapal. Petugas juga memeriksa palka kapal serta melakukan penggeledahan terhadap kru.
Dalam proses pemeriksaan, salah seorang kru sempat melakukan perlawanan dan langsung diamankan petugas dengan diborgol.
Usai pemeriksaan, kapal tanker tersebut diamankan sebagai bagian dari skenario latihan.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Zulkarnaen, mengatakan latihan *boarding officer* bertujuan mempersiapkan armada dan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan dan kendala di perairan.
“Latihan ini juga menjadi bentuk kesiapan kami sebagai petugas pengawas di laut,” ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban, Alfaizul, menjelaskan latihan tersebut merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi KPLP dan Pangkalan PLP Tanjunguban.
“Sebelumnya kami juga telah melaksanakan simulasi penanggulangan tumpahan minyak dan kebakaran,” katanya.
Ia berharap latihan ini dapat menunjukkan kesiapan armada dan personel Pangkalan PLP Tanjunguban dalam menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah perairan. (*)
Reporter : Slamet Nofasusanto
Editor : GUSTIA BENNY