Buka konten ini

DI tengah ritme hidup yang semakin cepat, banyak orang terjebak dalam pola aktivitas yang berulang dari hari ke hari tanpa jeda yang berarti.
Kondisi kehidupan modern yang ditandai dengan kurangnya waktu tidur, tingkat stres yang tinggi, pola makan yang tidak teratur, serta minimnya aktivitas fisik kerap memengaruhi kestabilan emosi. Situasi ini berpotensi meningkatkan risiko gangguan kecemasan, depresi, emosi yang mudah berubah, hingga rasa tidak puas terhadap kehidupan sehari-hari.
Meski demikian, seperti dilansir NDTV, terdapat sejumlah cara sederhana yang dapat diterapkan untuk membantu mengelola suasana hati dan memberikan dampak positif terhadap perasaan secara keseluruhan.
Rutinitas Pagi
Awal hari sebaiknya dimulai dengan suasana yang tenang dan seimbang agar aktivitas berjalan lebih produktif. Setelah bangun tidur, membiasakan diri minum air putih dapat membantu menghidrasi tubuh secara optimal.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa berjalan cepat atau aktivitas fisik ringan di pagi hari mampu merangsang pelepasan endorfin, yaitu hormon yang berperan dalam menciptakan perasaan bahagia.
Pengaturan Asupan Nutrisi
Setelah terpapar cahaya alami dan melakukan gerakan ringan, perhatian berikutnya perlu diarahkan pada pola makan. Sarapan ideal sebaiknya mengandung protein dalam jumlah cukup serta karbohidrat kompleks untuk mengembalikan energi tubuh dan menjaga fokus sepanjang hari.
Saat makan siang, asupan karbohidrat dan serat berperan penting dalam menjaga kesehatan pencernaan sekaligus membantu kestabilan suasana hati. Sementara itu, menu makan malam dianjurkan lebih ringan agar sistem pencernaan tidak bekerja terlalu berat menjelang waktu istirahat.
Strategi di Siang Hari
Pada siang hingga sore hari, banyak orang mulai merasakan kelelahan yang berdampak pada perubahan emosi. Untuk mengatasinya, latihan pernapasan singkat selama sekitar dua menit dapat dilakukan kapan saja guna menenangkan sistem saraf dan membantu menstabilkan suasana hati.
Kebiasaan Malam Hari
Ketergantungan terhadap layar digital menjadi tantangan tersendiri di era modern. Oleh karena itu, melakukan detoks digital, meski hanya dalam waktu singkat, dinilai penting untuk mengurangi rangsangan berlebihan pada otak.
Berbagai studi menunjukkan bahwa individu yang terlalu lama terpapar layar perlu menyediakan waktu khusus untuk benar-benar menjauh dari perangkat digital.
Pola Tidur Berkualitas
Tidur malam yang cukup dan berkualitas memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan mental. Suasana kamar yang tenang, nyaman, serta suhu yang sejuk dapat membantu tubuh lebih cepat terlelap.
Kualitas suasana hati seseorang sangat berkaitan erat dengan seberapa baik siklus tidurnya berlangsung.
Terapkan Micro-Mindfulness
Micro-mindfulness merupakan praktik sederhana yang dilakukan secara konsisten melalui kebiasaan kecil sehari-hari. Konsep ini menekankan pada pengambilan jeda singkat, hanya beberapa detik atau menit, untuk memusatkan pikiran dan menenangkan diri.
Istirahat singkat yang dilakukan berulang kali sepanjang hari dapat membantu mengembalikan fokus, meningkatkan kendali diri, serta memperpanjang kemampuan konsentrasi secara mendalam. (*)
Reporter : JP Group
Editor : PUTUT ARIYO