Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum meminta grup dunia BTS untuk menambah hari konser tur dunia 2026-2027 di negaranya.
Dalam laporan Korea Herald, Selasa (27/1), Sheinbaum secara resmi bersurat kepada Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung untuk membantu mengamankan konser tambahan BTS di Meksiko.
Sheinbaum mengatakan dia mengirim surat diplomatik kepada Lee yang meminta lebih banyak penampilan BTS di Meksiko, di luar tiga pertunjukan yang dijadwalkan grup tersebut di Estadio GNP Seguros di Mexico City pada 7, 9, dan 10 Mei.
“Semua orang ingin pergi, sekitar satu juta anak muda ingin membeli tiket, tetapi hanya ada 150.000 tiket yang tersedia,” kata Sheinbaum, Senin (26/1).
Menanggapi hal itu, Kantor kepresidenan Korea Selatan menolak berkomentar tentang masalah ini. Kementerian Luar Negeri yang menerima surat tersebut juga mengatakan bahwa mereka tidak memiliki informasi untuk dibagikan mengenai permintaan tersebut.
Hal itu kemudian memicu perdebatan di dalam industri K-pop tentang apakah permohonan tersebut melanggar batas diplomatik.
Para pelaku industri memperingatkan agar tidak menyampaikan permintaan tersebut
kepada presiden Korea Selatan.
“Seharusnya dia mengirimkan permintaan itu kepada HYBE, bukan kepada presiden,” kata seorang pejabat di sebuah agensi K-pop.
Pejabat itu menyampaikan bahwa dapat dipahami popularitas BTS sangat besar dan hal tersebut ditujukan untuk mempertimbangkan permintaan penggemar di Meksiko.
Namun, konser yang diselenggarakan tidak disponsori negara, sehingga meminta kepala negara asing untuk campur tangan dalam jadwal konser perusahaan swasta dinilai menjadi tindakan yang tidak sopan.
Pejabat itu menambahkan bahwa tur dunia direncanakan dengan cermat sejak awal, dengan mempertimbangkan riset pasar, ketersediaan tempat, dan jadwal artis, sehingga hanya menyisakan sedikit ruang untuk perubahan di menit-menit terakhir.
“Jadwal tur telah diumumkan. Jika permintaan satu negara dipenuhi, negara lain mungkin akan mengikuti, dan itu menjadi masalah keadilan,” kata pejabat tersebut. “Sulit menambah jumlah pertunjukan sebelum tur dimulai,” katanya. (*)
Reporter : JP Group
Editor : GUSTIA BENNY