Buka konten ini

MELBOURNE (BP) – Novak Djokovic akan menghadapi Lorenzo Musetti pada perempat final Australian Open (AO) 2026, Rabu (28/1) hari ini. Kemenangan dalam laga ini akan membawa Djokovic ke semifinal grand slam kelima secara beruntun, sekaligus membuka peluang mencetak rekor kemenangan terbanyak sepanjang sejarah Australian Open.
Djokovic saat ini telah mengoleksi 102 kemenangan AO, sama seperti yang diraih Roger Federer. Nah, jika menundukkan Musetti, maka petenis yang akrab disapa Nole itu akan mencatat kemenangan ke-103. Artinya, dia akan menggeser Federer di puncak daftar kemenangan terbanyak AO.
Kebetulan, Djokovic punya modal positif. Dia belum kehilangan satu set pun dalam tiga laga awal AO. Masing-masing menghadapi Pedro Martinez (19/1), Francesco Maestrelli (22/1), dan Botic van de Zandschulp (24/1). Petenis asal Serbia itu juga merasa dalam kondisi sangat baik.
“Saya merasa luar biasa, terutama secara fisik. Saya mungkin berada dalam kondisi terbaik, yang sebelumnya belum pernah saya rasakan dalam waktu yang lama. Semuanya berjalan sesuai rencana,” kata Djokovic dikutip dari Punto de Break.
Djokovic yang kini sudah berusia 38 tahun, memang sempat mengalami sejumlah masalah fisik tahun lalu. Djokovic kemudianekerjasama dengan pakar biomekanik Dr Mark Kovacs saat pramusim.
Keduanya berlatih selama tujuh hingga delapan hari di Athena pada Desember lalu. Dari situlah, Nole mendapat formula paling pas untuk tetap bersaing di tengah penurunan alami seiring usia.
Sembilan Kali Taklukkan Musetti
Secara head-to-head, Djokovic unggul jauh dari Musetti. Dari sepuluh kali pertemuan, Djokovic sudah menang sembilan kali. Itu termasuk pertemuan terakhir di final Hellenic Championship 2025 pada November lalu. Sementara, satu-satunya kemenangan Musetti terjadi di Monte Carlo 2023.
Tapi, Musetti bertekad bisa mengakhiri catatan negatif itu. “Saya tahu setiap kali melawannya, saya selalu kurang satu langkah terakhir. Itu karena kurangnya keyakinan bahwa saya bisa menang,” kata Musetti dikutip dari Punto de Break. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO