Buka konten ini

LISBON (BP) – Jose Mourinho dan Alvaro Arbeloa berjumpa pada momen yang tepat. Ya, tepat setelah mulut Mourinho nyinyir kepada pelatih-pelatih muda yang musim ini menukangi mantan klubnya. Selain Manchester United yang ditangani Michael Carrick, Real Madrid pun juga dibesut Alvaro Arbeloa. Dua nama yang dianggap Mourinho tidak layak melatih klub elite Eropa.
Dini hari nanti (29/1), Arbeloa bisa membungkam mulut Mourinho yang musim ini menukangi SL Benfica. Keduanya bertemu di matchday pemungkas fase League Liga Champions di Estadio da Luz, Lisbon (siaran langsung beIN Sports Max/beIN Sports Connect/Vidio pukul 03.00 WIB).
Dengan Real juga belum memastikan slot lolos otomatis ke fase knockout (16 besar), Arbeloa tetap harus mem-push Federico Valverde dkk untuk menang. Sebaliknya, As Aguias – julukan SL Benfica – sulit untuk sekadar finis di zona lolos playoff fase knockout (peringkat 9–24) karena menempati peringkat ke-29.
”Pertandingan melawan Real Madrid seperti final bagi Benfica. Juga ujian apakah kami kompetitif di kompetisi ini (Liga Champions),” kata Mourinho kepada O Jogo.
Dikompori Media Spanyol
Media-media Spanyol seperti Marca dan Diario AS memuat berita yang menyudutkan Mourinho. Laga dini hari nanti bukan sekadar reuni Mourinho, melainkan juga penghakiman bagi The Special One – julukan Mourinho – untuk tereliminasi bersama Benfica.
”Takdir akan menunjukkan bahwa mantan klub Mourinho (Real), yang sangat dia kagumi, bisa jadi algojonya,” tulis Marca. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO