Buka konten ini

BINTAN (BP) – Bupati Bintan Roby Kurniawan melakukan panen perdana padi gogo di Kampung Sei Jeram, Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Senin (26/1). Panen tersebut menjadi bukti potensi pertanian pangan lokal yang mulai tumbuh di Bintan.
Panen perdana ini merupakan hasil kerja Kelompok Tani (Poktan) Maju Jaya yang mengembangkan padi gogo di lahan kering.
Roby menilai keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa Bintan tidak hanya bergantung pada sektor kelautan dan pariwisata, tetapi juga memiliki peluang besar di sektor pertanian.
“Ini gagasan yang sangat luar biasa, sebuah tekad yang akhirnya dibuktikan dengan hasil nyata. Petani-petani kita menunjukkan bahwa Bintan juga punya potensi di sektor pertanian pangan,” ujar Roby.
Dengan semangat para petani, Roby optimistis Bintan ke depan mampu berdikari dalam memenuhi kebutuhan pangan lokal secara bertahap.
“Melihat semangat luar biasa dari para petani Bintan, saya optimistis kita bisa berdikari terhadap kebutuhan pangan lokal,” katanya.
Padi gogo tersebut ditanam di lahan kering seluas sekitar satu hektare dan diperkirakan menghasilkan 4 hingga 5 ton gabah. Hasil panen rencananya akan dibagikan kepada keluarga petani yang tergabung dalam Poktan Maju Jaya.
Ketua Poktan Maju Jaya, Manun, mengatakan gagasan menanam padi gogo bermula dari ketersediaan lahan bekas tanaman sayur yang dinilai masih produktif.
“Kami ingin meningkatkan produksi pangan lokal. Selama ini sayur-mayur saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia menyebutkan, Poktan Maju Jaya berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bintan untuk mendapatkan bibit serta pendampingan teknis.
“Sekitar Oktober 2025 kami mulai menanam padi gogo ini,” kata Manun.
Hasilnya, tanaman padi gogo tumbuh dengan baik dan relatif bebas dari serangan hama. Manun menilai keberhasilan tersebut didukung oleh teknik penggemburan tanah serta pola pemupukan yang dilakukan secara teratur. (*)
Reporter : Slamet Nofasusanto
Editor : GUSTIA BENNY