Buka konten ini

BANGKOK (BP) – Ganda putra muda Indonesia Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi gagal melanjutkan tren positif untuk main di babak utama badminton super series.
Pekan lalu, mereka hanya sampai babak 32 Besar Indonesia Masters setelah ditaklukkan duo India Hariharan Amsakarunan/M.R. Arjun (19-21, 13-21). Nah, kemarin keduanya harus tersisih di babak kualifikasi. Mereka takluk dari duo Malaysia Lau Yi Sheng/Lim Tze Jian (20-22, 21-13, 21-23) saat berhadapan di Nimibutr Stadium Bangkok, Selasa (27/1).
Hasil ini cukup disayangkan. Sebab, Ali/Devin menempati unggulan pertama kualifikasi untuk bisa melaju ke babak utama di event berlabel Super 300 tersebut. Permasalahan keduanya cukup identik di dua ajang ini. Yakni kurang sabar dan tenang. Apalagi di poin-poin kritis sebelum berakhirnya set.
Ali menyebutkan, di turnamen berikutnya mereka harus bermain lebih lepas supaya bisa mengeluarkan performa terbaik. “Biar juga bisa mengeluarkan rasa tegang yang ada,” akunya.
Di Thailand Masters, Ali/Devin gagal mengikuti jejak seniornya di ganda putra yang tampil di babak utama seperti Bagas Maulana/Leo Rolly Carnando, Rian Ardianto/Rahmad Hidayat, dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO