Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengeluarkan pernyatan resmi bahwa Republik Indonesia (RI) akan bergabung dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Dewan tersebut dibentuk membawa misi perdamaian di Gaza, Palestina, yang terus dibombardir oleh Israel.
Dalam keterangan yang disampaikan melalui akun media sosial resmi Kemlu pada platform X, disampaikan bahwa Indonesia bergabung dalam Dewan Perdamaian tersebut bersama beberapa negara lain. Mereka adalah Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA).
Mereka menyambut baik ajakan Presiden Trump untuk bergabung dalam dewan tersebut. “Para menteri (luar negeri) mengumumkan keputusan bersama negara mereka untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian,” bunyi keterangan tersebut dikutip dari unggahan akun X @Kemlu_RI pada Kamis (22/1).
Setelah bersepakat masuk dalam Dewan Perdamaian, Indonesia dan negara-negara lain akan menandatangani dokumen sesuai aturan hukum. Dalam unggahan yang sama, Kemlu menegaskan para menteri luar negeri menegaskan dukungan terhadap upaya perdamaian di Gaza yang diinisiasi Trump. “Dan menegaskan kembali komitmen negara mereka untuk mendukung implementasi misi Dewan Perdamaian,” lanjut Kemlu.
Persisnya dalam rangka menyudahi konflik di Gaza sesuai dengan rencana komprehensif yang disahkan oleh Resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 2803 pada 17 November 2025. Dalam resolusi diputuskan pembentukan Dewan Perdamaian dan Pasukan Stabilisasi Internasional atau International Stabilization Force (ISF).
“Misi ini bertujuan mengkonsolidasikan gencatan senjata permanen, mendukung rekonstruksi Gaza, dan memajukan perdamaian adil dan abadi berdasarkan hak bangsa Palestina menentukan nasib sendiri dan kemerdekaan negara sesuai hukum internasional,” terang Kemlu.
Menurut Kemlu, itu akan membuka jalan menghadirkan stabilitas di Gaza, Palestina, dan negara lain di kawasan. Sebelum resmi bergabung Dewan Perdamaian, Pemerintah Indonesia sudah menyatakan kesiapan mengirim pasukan masuk dalam barisan ISF yang balak bertugas di Gaza. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY