Buka konten ini

MUNCHEN (BP) – Harry Kane tidak pernah membuat salah ketika dipercaya sebagai algojo penalti utama Bayern Munchen. Sepuluh dari 34 gol Kane musim ini diciptakan dari titik putih. Dua di antaranya dicetak kapten timnas Inggris itu dalam ajang Liga Champions.
Namun, Kamis (22/1), Kane kehilangan rekor 100 persen penalti. Itu setelah HurriKane – julukan Kane – gagal mengonversi tendangan 12 pas ke gawang Union Saint-Gilloise pada menit ke-81. Padahal, Kane sukses dalam percobaan penalti yang pertama pada menit ke-55 yang sekaligus jadi gol keduanya di Allianz Arena kemarin (setelah menit ke-52). Artinya, andai penalti kedua berbuah gol, Kane mengakhiri laga dengan trigol.
Sejak bermain untuk Bayern, baru kali ini Kane gagal menciptakan gol dari penalti di Liga Champions. Kali terakhir Kane gagal mencetak gol dari titik putih adalah di Piala Dunia 2022.
Dilansir dari laman resmi klub, Kane tidak mau membahas kegagalan penalti tersebut.
’’Yang terpenting kami mampu memenangi pertandingan,’’ ucap peraih Sepatu Emas Eropa 2023–2024 tersebut di laman resmi UEFA. Kane mengakui, performa dia dan rekan-rekannya sejatinya menurun pada babak yang kedua. ’’Untungnya kami mencetak gol di waktu yang tepat,’’ imbuhnya.
Die Roten – sebutan Bayern – menyisakan satu laga lagi di fase League, yaitu melawan PSV Eindhoven pekan depan (29/1). Laga yang tidak memengaruhi status Bayern yang telah menyusul Arsenal sebagai peraih tiket lolos otomatis ke fase knockout atau 16 besar. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO