Buka konten ini

BATAM (BP) – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) bersama International Business Association (IBA) meresmikan Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID) sebagai upaya memperkuat promosi investasi sekaligus mempercepat realisasi proyek prioritas nasional di tingkat kabupaten hingga desa.
Peresmian PPID dilakukan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Senin (20/1), di Batam. Peluncuran ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem investasi daerah yang terintegrasi, transparan, dan berkelanjutan.
Acara peresmian tersebut dihadiri sejumlah kepala daerah, perwakilan pemerintah kabupaten, serta mitra strategis dari dalam dan luar negeri. Kehadiran mereka menandai komitmen bersama dalam mendorong iklim investasi yang lebih kondusif di daerah.
PPID merupakan hasil kolaborasi APKASI dan IBA yang dirancang sebagai pusat koordinasi, promosi, dan fasilitasi investasi bagi seluruh pemerintah kabupaten di Indonesia. Melalui wadah ini, pemerintah daerah diharapkan memiliki akses yang lebih luas dan terstruktur terhadap investor, teknologi, serta skema pembiayaan yang siap diimplementasikan.
Dalam mendukung agenda transisi energi nasional, APKASI dan IBA turut menghadirkan investor di sektor Battery Energy Storage System (BESS). Kehadiran investor ini diarahkan untuk mendorong pelaksanaan program “Satu Desa Satu Megawatt”, yakni penyediaan energi bersih di tingkat desa guna meningkatkan kemandirian energi sekaligus menggerakkan pertumbuhan ekonomi lokal.
Program “Satu Desa Satu Megawatt” dirancang agar dapat ditawarkan kepada setiap desa di Indonesia dengan skema investasi yang telah disiapkan. Implementasinya akan disesuaikan dengan potensi wilayah, kebutuhan energi, serta kesiapan infrastruktur di masing-masing daerah.
Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi kolaborasi antara APKASI dan IBA tersebut. Ia berharap kerja sama ini mampu memperkuat jaringan investasi yang benar-benar berdampak pada pembangunan ekonomi nasional.
“Ini ide yang bagus dan memerlukan kerja keras dari kedua belah pihak,” ujar Tito.
APKASI menilai PPID akan menjadi jembatan efektif antara pemerintah daerah dan investor, sehingga proyek-proyek strategis, khususnya di sektor energi terbarukan, dapat direalisasikan lebih cepat dan merata. Sementara itu, IBA menegaskan komitmennya untuk menghadirkan investor berkualitas dengan dukungan teknologi dan pendanaan yang sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Peresmian PPID ini menandai langkah awal penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. (*)
Reporter : ARJUNA
Editor : RATNA IRTATIK