Buka konten ini

BINTAN (BP) – Bupati Bintan Roby Kurniawan menyatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan terbuka untuk memperkuat kolaborasi antardaerah, termasuk dengan pemerintah pusat.
Pernyataan tersebut disampaikan Roby usai menghadiri penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) 2026 di Ballroom Hotel Aston, Batam, Selasa (20/1).
Menurut Roby, rakernas APKASI menjadi forum strategis bagi pemerintah daerah untuk merumuskan kebijakan dan program yang inovatif, adaptif, serta responsif terhadap berbagai tantangan, termasuk dinamika global.
“Rakernas ini menjadi wadah strategis untuk membangun ruang diskusi dan memperkuat kolaborasi antardaerah, termasuk dengan pemerintah pusat,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam arahannya menyoroti sejumlah isu strategis nasional. Salah satunya terkait optimalisasi peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Tito menegaskan, BUMD seharusnya menjadi penyumbang pendapatan bagi daerah, bukan justru bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). “Kita masih menemukan BUMD yang bukannya menjadi penyumbang pendapatan daerah, tetapi malah masih bergantung pada APBD,” tegas Tito.
Karena itu, ia menilai optimalisasi kinerja BUMD menjadi tantangan nyata bagi pemerintah daerah. BUMD didorong agar mampu berdiri mandiri dan memberi dampak langsung terhadap penguatan ekonomi daerah melalui kontribusi PAD.
Selain itu, Tito juga mendorong seluruh kepala daerah untuk melakukan pemetaan dan identifikasi terhadap berbagai tantangan di wilayah masing-masing.
“Langkah ini penting agar solusi kebijakan yang dirumuskan lebih tepat sasaran dan berdampak langsung, baik bagi pembangunan daerah maupun pembangunan nasional,” pungkasnya. (*)
Reporter : Slamet Nofasusanto
Editor : GUSTIA BENNY