Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Indonesia Masters 2026 baru akan memasuki babak 16 besar. Tapi, satu wakil Indonesia dipastikan sudah berada di babak perempat final lewat nomor ganda campuran.
Ya, satu slot itu dipastikan menjadi milik Indonesia karena terjadi perang saudara pada babak 16 besar Daihatsu Indonesia Masters 2026. Dua pasangan ganda campuran Indonesia akan saling berhadapan. Yakni Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu melawan Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana.
Jafar/Felisha lolos setelah mengalahkan wakil Denmark Kristoffer Kolding/Mette Werge dua gim langsung 21-14 dan 21-19 kemarin di Istora Senayan, Jakarta. Sementara itu, Dejan/Bernadine juga menang dua gim langsung 21-10 dan 21-17 saat melawan wakil Malaysia Jimmy Wong/Lai Pei Jing.
Ditemui setelah mengalahkan pasangan Denmark, Jafar mengaku harus segera mengevaluasi diri jelang laga melawan Dejan/Bernadine. Menurut dia, salah satu catatan evaluasi adalah meminimalkan kesalahan sendiri.
”Harus mengurangi mati sendiri. Juga, harus cepat beradaptasi dengan kondisi lapangan serta pola permainan lawan yang berubah,” ujar pebulutangkis 23 tahun tersebut.
Jafar juga tidak ingin terlalu terbebani saat melawan Dejan/Bernadine. Dia ingin menjalani pertandingan tersebut dengan rileks.
”Good luck. Have fun saja,” tegasnya.
Felisha sependapat dengan Fajar. Dia ingin bermain rileks. Apalagi, ini adalah turnamen yang digelar di Indonesia. Felisha ingin menampilkan permainan yang menghibur. Atlet 20 tahun itu mengungkapkan kegembiraannya dengan atmosfer penonton yang hadir pada Indonesia Masters 2026.
”Kalau main di luar negeri enggak kayak gini. Tapi, sebenarnya, ada negatifnya juga buat kami sendiri. Kalau kami terlalu excited, malah jadi bumerang buat kami. Jadi lebih dikontrol aja sih,” ucap Felisha.

Ubed Tantang Loh Kean Yew
Di pertandingan lain, Moh. Zaki Ubaidillah sukses menghentikan perlawanan Kiran George dari India pada babak pertama Daihatsu Indonesia Masters 2026 kemarin. Tunggal putra muda Indonesia yang akrab disapa Ubed itu menang dengan skor akhir 21-17 dan 21-14.
”Pertama, saya mengucap syukur Alhamdulillah sudah bisa diberi kemenangan tanpa cedera. Walau gim pertama sempat ketinggalan, saya berusaha lebih tenang lagi. Beban pasti ada. Alhamdulillah saya bisa mengatasinya,” ujar Ubed.
Meski menang dua gim langsung, Ubed merasa masih perlu memperbaiki penampilannya. Apalagi, pada babak kedua, dia akan menghadapi Juara Dunia 2021 dari Singapura Loh Kean Yew. Dalam catatan rekor pertemuan, Ubed unggul 1-0 atas Loh. Kemenangan itu didapat pada ajang SEA Games 2025 Thailand. Ubed mengalahkan Loh dengan skor 21-19 dan 21-10.
”Walaupun sebelumnya sudah pernah menang, saya tidak boleh lengah,” ujar pebulutangkis yang kini duduk di peringkat 46 dunia tersebut. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO