Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Wali Kota Batam Amsakar Achmad memberi sinyal kuat akan adanya perombakan kabinet di lingkungan Pemerintah Kota Batam dalam waktu dekat. Penyegaran struktur birokrasi itu diproyeksikan terealisasi dalam satu hingga dua pekan ke depan dan dipastikan bukan sekadar wacana.
Amsakar menegaskan, mutasi, rotasi, hingga promosi jabatan merupakan mekanisme yang lazim dalam tata kelola pemerintahan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan akibat pensiun, sekaligus sebagai bagian dari evaluasi kinerja aparatur sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
“Dalam birokrasi itu biasa. Mutasi, rotasi, promosi, bahkan demosi adalah hal yang biasa. Tidak perlu dianggap sesuatu yang spektakuler. Tunggu saja tanggal mainnya, mudah-mudahan satu sampai dua minggu ini sudah ada,” ujar Amsakar kepada Batam Pos.
Pernyataan itu sekaligus merespons berbagai isu yang beredar di ruang publik, termasuk kabar pengunduran diri sejumlah kepala dinas, salah satunya Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Amsakar secara tegas membantah kabar tersebut dan menilai isu itu terlalu dibesar-besarkan.
“Saya tidak menerima informasi resmi soal pengunduran diri kepala dinas. Kadang-kadang di media lebih heboh dibandingkan realitasnya,” kata Amsakar dengan nada santai namun tegas.
Ia mengungkapkan, sejauh ini hanya ada satu laporan yang masuk ke mejanya, yakni terkait seorang pejabat di Inspektorat yang sempat mengajukan pengunduran diri. Namun, surat tersebut akhirnya ditarik kembali karena tidak mendapat persetujuan dari pihak keluarga.
“Selain itu tidak ada. Nama-nama yang disebut-sebut mundur, termasuk Herman Rozie dan Gustian Riau, tidak pernah sampai ke saya,” ujarnya.
Amsakar kembali menegaskan bahwa isu pengunduran diri tersebut lebih banyak berkembang di luar fakta yang sebenarnya. Ia pun menyindir pemberitaan yang dinilai terlalu reaktif.
“Sepertinya kawan-kawan media yang benar-benar heboh, dibandingkan yang benar-benar mengundurkan diri,” katanya sambil tersenyum.
Amsakar meminta publik bersabar dan tidak terjebak spekulasi. Ia memastikan seluruh keputusan terkait perombakan jabatan akan disampaikan secara resmi melalui mekanisme pelantikan yang sah.
“Semua akan diumumkan secara terbuka. Tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegasnya. (*)
Reporter : M. SYA’BAN
Editor : GALIH ADI SAPUTRO