Buka konten ini

MILAN (BP) – Arsenal menjadi satu-satunya tim yang sempurna dalam enam matchday fase League Liga Champions musim ini. Klub pemuncak klasemen Premier League itu bisa menuntaskannya seiring menjamu debutan FC Kairat Almaty dalam matchday pemungkas pekan depan (29/1). Yang jadi ganjalan adalah matchday ketujuh dini hari nanti (21/1).
Arsenal harus menghadapi pemuncak klasemen (capolista) Serie A, Inter Milan, di Stadio Giuseppe Meazza (siaran langsung SCTV/beIN Sports 3/beIN Sports
Connect/Vidio pukul 03.00 WIB). Inter tidak kebobolan dalam dua laga terakhir di Serie A. Nerazzurri – sebutan Inter – menang 1-0, masing-masing atas US Lecce (15/1) dan Udinese (18/1).
Sementara The Gunners – sebutan Arsenal – malah macet produktivitas golnya dalam dua laga terakhir di Premier League. Skuad Mikel Arteta gagal membobol gawang Liverpool FC di kandang (9/1) dan Nottingham Forest dalam laga tandang (18/1).
100 Persen di Meazza Tahun Ini
Inter juga jemawa dengan rekor 100 persen menang di kandang sendiri tahun ini (tiga laga, tiga menang). Meski begitu, allenatore Inter Cristian Chivu mengakui jika Arsenal adalah tim terkuat Eropa saat ini.
’’Bersama dengan Bayern (Munchen, pemuncak klasemen Bundesliga), mereka (Arsenal) klub favorit musim ini,’’ sebut Chivu kepada Rai Radio 1.
Secara keseluruhan musim ini, Inter sejatinya tidak terlalu digdaya di kandang. Khususnya dalam grande partita. Lautaro Martinez dkk ditahan 2-2 oleh SSC Napoli (12/1) serta kalah oleh AC Milan (0-1) di Serie A (24/11/2025) maupun oleh Liverpool FC (0-1) di Liga Champions (10/12/2025).
’’Kami sudah mulai memahami kekuatan kami. Kami harus bermain dengan kepala tegak,’’ tandas Chivu.
Bukan Hanya Tugas Gyokeres
Produktivitas macet Arsenal tak bisa lepas dari performa Viktor Gyokeres. Bomber Arsenal itu sedang dikritisi habis-habisan. Gyo – sapaan akrabnya – baru menciptakan satu gol dan satu umpan gol tahun ini. Dilansir dari laman Goal, Arteta menilai tugas mencetak gol bukan hanya tugas Gyokeres.
’’Dalam ajang di level setinggi ini (Liga Champions), pemain nomor 9 sudah pasti paling mendapat perhatian (kawalan ketat). Itulah alasan Gabriel (Martinelli, wide attacker Arsena) yang jadi pencetak gol terbanyak kami,’’ beber Arteta.
Hanya Butuh Satu Poin
Di sisi lain, Arsenal sejatinya hanya membutuhkan satu poin dini hari nanti untuk mengunci tiket lolos otomatis ke fase knockout atau babak 16 besar. Itu karena gap dengan peringkat kesembilan (lolos otomatis ke 16 besar hanya untuk delapan besar) yang ditempati LFC adalah enam poin (18-12) dengan dua matchday tersisa. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO