Buka konten ini

SAGULUNG (BP) – Aksi balap liar di ruas jalan lurus kawasan galangan kapal Marcopolo, Sei Pelenggut, Kecamatan Sagulung, kembali marak meski sebelumnya sempat ditertibkan oleh tim gabungan kepolisian.
Pantauan Batam Pos, para pembalap liar kembali mempertontonkan aksinya pada akhir pekan, Minggu (18/1). Bahkan, balapan ilegal tersebut disiarkan secara langsung melalui media sosial TikTok dan disaksikan banyak penonton.
“Masih ada balapan liarnya. Penontonnya pun ramai,” ujar Ismail, warga Sei Pelenggut.
Warga menilai penindakan yang dilakukan aparat pada pekan lalu belum memberikan efek jera. Saat itu, tim gabungan dari Polsek Sagulung dan Satlantas Polresta Barelang sempat mendatangi lokasi dan membubarkan para pembalap liar.
“Seharusnya motor-motor pembalap itu diamankan. Kalau mengulangi lagi, langsung disita saja,” kata Ismail.
Ia berharap pihak kepolisian lebih rutin melakukan patroli dan penindakan, terutama pada akhir pekan ketika aksi balap liar kerap terjadi dan mengganggu ketertiban umum.
“Paling tidak patroli harus rutin. Kami sebagai masyarakat sangat terganggu dengan balapan liar ini,” ungkapnya.
Sementara itu, KBO Satlantas Polresta Barelang, Iptu Yudhi Patra, memastikan pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap aksi balap liar di kawasan tersebut. Penertiban akan dilakukan secara rutin bersama tim gabungan.
“Akan rutin kami lakukan penindakan bersama tim gabungan, mulai dari Satlantas, Polsek, Reskrim, hingga Intel,” ujarnya.
Kasat Samapta Polresta Barelang, AKP Satri Putra, menambahkan pihaknya juga akan menindak aktivitas tongkrongan kelompok motor di kawasan Hutan Mata Kucing yang kerap meresahkan masyarakat. Ia memastikan patroli akan digelar secara rutin di lokasi tersebut.
“Akan kami tindak lanjuti. Nanti ada tim yang rutin berpatroli ke lokasi,” ujarnya.
Dalam setiap penindakan, lanjut Satri, petugas akan melakukan pemeriksaan identitas dan barang bawaan, sekaligus membubarkan kelompok yang berkumpul hingga larut malam.
“Kami juga akan melakukan edukasi agar mereka tidak kembali nongkrong di kawasan tersebut,” katanya.
Satri mengungkapkan, patroli rutin tersebut melibatkan satu pleton personel atau sekitar 37 anggota. Patroli disebar ke seluruh zona menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat.
“Patroli ini kami sebar sesuai instruksi Bapak Kapolresta,” ungkapnya.
Peningkatan patroli tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas, sekaligus mencegah kejahatan jalanan serta aksi balap liar yang meresahkan. (*)
Reporter : Yofi Yuhendri
Editor : GALIH ADI SAPUTRO