Buka konten ini

SAGULUNG (BP) – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam menggagalkan upaya penyelundupan narkotika ke dalam area lapas dengan modus pelemparan dari luar tembok, dalam dua kejadian beruntun pada Jumat (16/1) malam dan Sabtu (17/1) pagi.
Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Kelas IIA Batam, Andre Silalah, menjelaskan bahwa upaya penyelundupan dilakukan dengan cara melemparkan bungkusan berisi narkotika dari area luar ke dalam lingkungan lapas.
“Dalam dua hari, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga kuat merupakan narkotika hasil pelemparan dari luar area lapas,” ujar Andre, Minggu (18/1).
Penggagalan pertama bermula dari kewaspadaan petugas penjagaan Menara 3 yang mencurigai dua orang tak dikenal mengendarai sepeda motor di sekitar tembok lapas. Keduanya terlihat melemparkan sebuah bungkusan ke arah lapangan Blok D.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pejabat pengamanan, petugas menemukan plastik yang diberi pemberat batu. Di dalamnya terdapat serbuk putih dan sejumlah pil yang diduga narkotika jenis sabu dan ekstasi.
Sementara itu, penggagalan kedua terjadi saat petugas melakukan pengawasan kegiatan kerja warga binaan di area branggang kebun. Petugas kembali menemukan dua bungkusan mencurigakan yang dilapisi aluminium foil. Bungkusan tersebut berisi serbuk putih yang diduga narkotika serta beberapa paket ganja kering.
“Sebagai langkah cepat, kami langsung berkoordinasi dengan Satuan Narkoba Polresta Barelang. Petugas telah melakukan pemeriksaan awal, mengumpulkan keterangan, serta mengamankan seluruh barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Andre.
Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto, menegaskan bahwa keberhasilan penggagalan ini merupakan bentuk komitmen jajaran pemasyarakatan dalam memerangi peredaran narkotika di dalam lapas. (*)
Reporter : Yofi Yuhendri
Editor : GALIH ADI SAPUTRO