BATAM (BP) – Satu unit truk pengangkut tanah dengan nomor polisi BP 8365 DU mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Gajah Mada tepatnya di turunan Tiban Kampung, Sabtu (17/1). Truk itu jalan dari arah Sungai Ladi menuju Sekupang. Truk beroda 10 itu terguling ke badan jalan. Muatannya pun menutupi sebagian jalan raya.
Peristiwa menyebabkan kemacetan panjang di ruas jalan yang menghubungkan Seiladi dan kawasan Southlink. Arus kendaraan tersendat karena pengendara harus melaju perlahan melewati tumpahan tanah, terutama pada jam pulang kerja.
Padatnya arus lalu lintas pada jam sibuk membuat proses pengangkatan kendaraan terkesan lambat. Untuk mengatasi macet, petugas kepolisian lalu lintas terlihat berjaga untuk mengatur arus kendaraan agar tetap bergerak.
Sudin, warga yang berada di lokasi kejadian, mengatakan truk tersebut melaju cukup kencang saat menuruni jalan. “Dari atas kelihatan agak laju, tiba-tiba terbalik. Kemungkinan ada masalah di sistem pengereman,” ujarnya.
Beruntung, sopir truk dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius. Meski demikian, kecelakaan tersebut berdampak luas terhadap mobilitas warga, dengan antrean kendaraan mengular dari arah Seiladi hingga lokasi kejadian.
Insiden ini kembali memantik keluhan masyarakat soal maraknya aktivitas truk proyek pengangkut material tanah di berbagai ruas jalan utama di Kota Batam. Warga menilai kendaraan proyek kerap melintas bebas tanpa memperhatikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan lain.
Irma, salah seorang pengguna jalan, berharap pemerintah segera melakukan penertiban. “Dari Baloi sampai Sekupang ramai truk tanah bolak-balik. Banyak yang kebut-kebutan, bikin jalan berdebu dan kotor. Ini berbahaya,” katanya. Ia mengusulkan pengaturan jalur khusus atau pembatasan jam operasional.
Masyarakat juga menyoroti minimnya kepatuhan truk proyek terhadap standar keselamatan, seperti penggunaan terpal penutup muatan. Kondisi ini dinilai berisiko menimbulkan kecelakaan dan mengganggu kebersihan jalan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Leo Putra, belum memberikan tanggapan atas keluhan warga tersebut.(*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : Alfian Lumban Gaol