Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani mengalihkan fokus ke turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2026 setelah langkah mereka terhenti di babak 16 besar India Open 2026.
Pasangan unggulan ketujuh itu harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, dengan skor 15-21, 13-21 dalam pertandingan yang digelar di Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi, Kamis.
Sabar mengakui permainan mereka tidak berkembang karena berada di bawah tekanan sepanjang laga. Selain itu, kondisi lapangan yang berangin turut memengaruhi performa mereka.
“Hari ini kami tidak bisa keluar dari tekanan. Sentuhan saya dan Reza juga tidak dapat, jadi tidak bisa berbuat banyak. Mau mengubah pola pun cukup sulit karena kondisi lapangan yang berangin,” ujar Sabar dalam keterangan resmi PP PBSI.
Menurut Sabar, penguasaan permainan depan menjadi faktor kunci dalam pertandingan, terutama di turnamen dengan kondisi lapangan yang cukup menantang.
“Siapa yang pegang permainan depan duluan, itu yang sangat menguntungkan di turnamen ini,” katanya.
Sementara itu, Reza berharap kegagalan di India Open bisa menjadi bahan evaluasi jelang turnamen berikutnya yang akan digelar di kandang sendiri.
“Kami berharap di Daihatsu Indonesia Masters 2026 minggu depan bisa lebih baik daripada turnamen sebelumnya. Main di Istora, banyak pendukung yang hadir, jadi kami mau dapat hasil maksimal,” ujar Reza.
Pada India Open 2026, Indonesia hanya menyisakan satu wakil di perempat final, yakni Putri Kusuma Wardani, yang dijadwalkan menghadapi tunggal putri terbaik dunia, An Se Young. (*)
Reporter : JP Group
Editor : JAMIL QASIM