Buka konten ini

LINGGA (BP) – Masyarakat Kampung Suak Rasau, Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW dengan ceramah agama, doa, dan makan bersama. Kegiatan tersebut digelar di Surau Al-Istiqomah, Kamis malam Jumat (15/1).
Berbeda dengan peringatan Isra Mikraj di sejumlah daerah lain, warga Kampung Suak Rasau tidak hanya mengikuti ceramah agama dan pembacaan sejarah perjalanan Isra Mikraj Rasulullah SAW, tetapi juga melaksanakan doa serta makan bersama seluruh jemaah yang hadir.
Makanan yang disajikan berasal dari warga setempat. Setiap keluarga membawa hidangan masing-masing dengan berbagai menu makanan khas daerah.
Salah seorang warga Kampung Suak Rasau, Febri, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tradisi turun-temurun yang telah diwariskan sejak zaman kakek nenek mereka.
“Tradisi ini sudah turun-temurun dari kakek nenek kami. Sambil mendengarkan hikayat perjalanan Isra Mikraj Rasulullah SAW, kami juga berdoa dan makan bersama sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan,” ujar Febri, Jumat (15/1).
Menurutnya, kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan dan kekompakan masyarakat Kampung Suak Rasau dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan adat.
Sementara itu, Kepala Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Lingga, Dato’ Wira Setia Utama Drs. Azmi, menjelaskan bahwa tradisi peringatan Isra Mikraj di Kabupaten Lingga umumnya dilakukan dengan pembacaan sejarah perjalanan Isra Mikraj Rasulullah SAW oleh ulama menggunakan kitab lama bertuliskan Arab gundul.
“Biasanya pembacaan sejarah Isra Mikraj Rasulullah SAW itu memakan waktu sekitar dua hingga tiga jam, lalu dilanjutkan dengan doa bersama dan makan bersama dalam satu talam,” katanya.
Meski demikian, Azmi mengakui tidak semua daerah masih mempertahankan tradisi tersebut. Saat ini, sebagian masyarakat lebih memilih menggelar tabligh akbar dengan menghadirkan penceramah dari luar daerah.
“Namun, di beberapa wilayah, tradisi lama itu masih tetap dijaga dan dilaksanakan hingga sekarang,” ujarnya. (*)
Reporter : VATAWARI
Editor : GUSTIA BENNY