Buka konten ini

SEIBEDUK (BP) – Sesosok mayat pria ditemukan mengapung di perairan Piayu, Kecamatan Seibeduk, Kota Batam, Kamis (15/1) sore, tak jauh dari jalur perairan yang kerap dilintasi nelayan. Penemuan tersebut sontak menggegerkan warga sekitar.
Informasi yang dihimpun, jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang sedang melintas di perairan sekitar Jembatan II Barelang. Nelayan itu melihat tubuh manusia mengapung di permukaan laut dan segera mendekati lokasi untuk memastikan temuannya.
Menyadari sosok tersebut merupakan jasad manusia, nelayan itu langsung melaporkan kejadian tersebut ke kantor Badan Keamanan Laut (Bakamla) yang berada di wilayah Setokok, Kecamatan Bulang. Laporan itu segera ditindaklanjuti dengan menerjunkan petugas ke lokasi penemuan.
Mayat pria tersebut ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB. Saat ditemukan, korban masih mengenakan kaus hitam dan celana pendek berwarna gelap. Namun, identitas korban belum dapat diketahui karena tidak ditemukan kartu identitas pada tubuhnya.
Kondisi jasad saat dievakuasi sudah cukup memprihatinkan. Sejumlah bagian tubuh korban mengalami pembengkakan, sementara kulitnya mulai mengelupas. Kondisi itu diduga akibat korban terlalu lama berada di dalam air laut.
Petugas kepolisian bersama tim terkait kemudian melakukan proses evakuasi. Jenazah dibawa ke area Bakamla Pulau Setokok, Bulang, sebelum dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri guna keperluan identifikasi dan autopsi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan identitas korban sekaligus mengetahui penyebab pasti kematian. (*)
Reporter : EUSEBIUS SARA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO