Buka konten ini

BATAM (BP) – Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) yang digelar Polresta Barelang sepanjang akhir pekan mendapat respons positif dari masyarakat. Kehadiran aparat kepolisian di sejumlah titik rawan dinilai efektif menekan aksi balap liar serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kerap meresahkan warga, terutama pada malam hingga dini hari.
Patroli Cipkon dilaksanakan pada Sabtu (10/1) malam dan diawali dengan apel kesiapan di Mapolresta Barelang sekitar pukul 22.00 WIB. Apel dipimpin Kasubnit 2 Unit 1 Satreskrim Polresta Barelang, Ipda Novan, dengan melibatkan 12 personel gabungan dari Satlantas, Satbinmas, Satintelkam, Satpolair, Sie Humas, serta Sie Propam.
Usai apel, tim patroli bergerak secara mobile dan dialogis menyisir sejumlah ruas jalan dan pusat aktivitas masyarakat. Rute patroli meliputi Laluan Madani, Dataran Engku Hamidah, Pos Lantas 908, Harpan Utama, Simpang Kara, Simpang Frengki, hingga Pos Lantas 909. Di setiap titik, petugas menyapa warga dan pengguna jalan sekaligus memantau potensi pelanggaran serta kerawanan kamtibmas.
Sasaran utama patroli mencakup pencegahan kejahatan jalanan seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Selain itu, petugas juga menertibkan aksi premanisme, kepemilikan senjata tajam, penyalahgunaan narkoba, balap liar, serta pelanggaran lalu lintas. Knalpot brong yang kerap dikeluhkan warga turut menjadi perhatian karena dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan imbauan kamtibmas serta edukasi tertib berlalu lintas. Sejumlah pengendara yang tidak melengkapi surat kendaraan maupun terindikasi melakukan balap liar dikenai sanksi tilang sebagai bentuk penegakan hukum dan upaya menimbulkan efek jera.
Respons positif datang dari warga di wilayah patroli. Andi, 45, warga Harpan Utama, mengaku kawasan tempat tinggalnya kerap dijadikan arena balap liar pada malam hari.
Kalau malam sering ada balapan liar dan anak-anak muda nongkrong sampai ribut. Dengan patroli seperti ini, kami merasa lebih aman dan tenang,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Rina, 38, warga Dataran Engku Hamidah. Ia berharap patroli Cipkon dapat terus dilakukan secara rutin.
Kalau polisi sering keliling, orang-orang jadi berpikir dua kali untuk berbuat macam-macam. Kamtibmas di lingkungan kami jadi lebih terjaga,” katanya.
Upaya penertiban balap liar juga berlanjut pada Minggu (11/1) malam. Tim gabungan Polsek Sagulung dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Barelang menindak aksi balap liar di ruas jalan lurus kawasan galangan kapal Marcopolo, Sei Pelenggut, Kecamatan Sagulung. Dari penindakan tersebut, polisi mengamankan tujuh orang pembalap liar.
Kepala Bagian Operasional (KBO) Satlantas Polresta Barelang, Iptu Yudhi Patra, mengatakan penindakan dilakukan menyusul banyaknya keluhan masyarakat. Aktivitas balap liar dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.
“Kami melakukan penindakan atas keluhan dan pengaduan masyarakat terhadap aksi balap liar ini,” ujarnya.
Selain memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, para pelaku juga kedapatan melakukan siaran langsung melalui media sosial TikTok saat beraksi. Seluruh pembalap liar yang diamankan dibawa ke Mapolsek Sagulung untuk menjalani pemeriksaan dan diberikan sanksi tilang melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
“Pengendara juga diwajibkan melengkapi kendaraan sesuai standar pabrikan. Selama kegiatan, kami sekaligus memberikan edukasi agar ada efek jera dan tidak mengulangi perbuatannya,” jelas Yudhi.
Sementara itu, Kapolsek Sagulung, Iptu Husnul Afkar, menegaskan patroli akan terus ditingkatkan, khususnya pada akhir pekan dan jam rawan.
“Patroli akan kami intensifkan. Kami juga mengajak masyarakat untuk segera melapor jika menemukan aktivitas balap liar,” ujarnya.
Husnul turut mengimbau para orangtua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka. Pasalnya, pelaku balap liar di kawasan tersebut didominasi kalangan remaja.
“Pengawasan orangtua sangat dibutuhkan. Batasi jam keluar dan jangan memberikan sepeda motor kepada anak pada malam hari,” tegasnya.
Patroli Cipkon Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) Polresta Barelang berakhir sekitar pukul 00.00 WIB. (***)
Reporter : Eusebius Sara – Yofi Yuhendri
Editor : GALIH ADI SAPUTRO