Buka konten ini

(Foto Kanan) Penyerahan bantuan dari Kota Batam secara simbolis yang diterima Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansharullah. Foto-foto: Diskominfo Batam untuk Batam Pos
ACEH (BP) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Pulau Sumatra sejak Kamis (8/1) hingga Minggu (11/1).
Pada Jumat (9/1), Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam menyerahkan langsung bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di Provinsi Aceh. Bantuan senilai Rp4,8 miliar tersebut diterima Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah dalam seremoni di Banda Aceh.
Total bantuan Pemko Batam untuk Aceh mencapai Rp4.814.230.409. Dana tersebut terdiri atas Rp2,5 miliar yang bersumber dari APBD Kota Batam serta Rp2.314.230. 409 hasil donasi masyarakat Batam yang dihimpun sejak awal masa tanggap darurat.
Penyerahan bantuan ke Aceh merupakan bagian dari rangkaian misi kemanusiaan Pemko Batam ke daerah-daerah terdampak bencana di Pulau Sumatra. Sehari sebelumnya, Amsakar dan Li Claudia juga menyerahkan bantuan bagi korban bencana di Sumatra Utara.
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah mengatakan, bencana alam yang melanda wilayah Aceh telah berlangsung selama 43 hari dan berdampak pada 18 kabupaten/kota. Berbagai upaya penanganan dan pemulihan pascabencana masih terus dilakukan bersama pemerintah kabupaten/kota dan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Aceh dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kota Batam. Kehadiran langsung pimpinan daerah Batam menjadi penguat semangat bagi masyarakat kami. Sampaikan salam kami kepada seluruh warga Batam atas kepedulian yang diberikan,” katanya.
Menurut Fadhlullah, kehadiran berbagai pihak dari luar daerah, termasuk Batam, tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat yang tengah berupaya bangkit.
Sementara itu, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa Aceh. Ia menuturkan, Batam memiliki kedekatan emosional dengan Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat karena banyak warga Batam berasal dari provinsi-provinsi tersebut.
“Solidaritas masyarakat Batam tumbuh secara alami. Penggalangan donasi dilakukan dalam berbagai kesempatan, termasuk melalui agenda-agenda besar. Kami hadir membawa amanah masyarakat Batam untuk saudara-saudara kami di Aceh,” kata Amsakar.
Ia juga mendoakan agar masyarakat Aceh diberikan kekuatan dalam menghadapi masa pemulihan serta menyampaikan doa khusus bagi Gubernur Aceh yang tengah menjalani perawatan kesehatan.
Hingga 31 Desember 2025, total bantuan uang tunai yang berhasil dihimpun Pemko Batam mencapai Rp14.074.230. 409.
Dana tersebut berasal dari APBD Kota Batam Tahun 2025 sebesar Rp7,5 miliar serta donasi masyarakat sebesar Rp6.574.230.409. Dana ini disalurkan untuk membantu korban bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Penyaluran bantuan dilanjutkan ke Provinsi Sumatra Barat pada Minggu (11/1). Bantuan diserahkan di Istana Gubernur Sumatra Barat, Kota Padang, dan diterima langsung oleh Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah.
Total bantuan yang disalurkan untuk Sumatra Barat mencapai lebih dari Rp4,5 miliar. Dana tersebut terdiri atas Rp2,5 miliar dari APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2025 serta Rp2,06 miliar hasil donasi masyarakat Kota Batam.
Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Pemko Batam dan masyarakatnya. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bukti kuatnya rasa persaudaraan antardaerah.
“Seperti yang disampaikan Bapak Presiden kepada masyarakat Sumatra Barat yang terdampak bencana, kami tidak sendiri. Hari ini hal itu terbukti. Masyarakat Batam hadir menunjukkan rasa persaudaraan dan solidaritas,” ujar Mahyeldi.
Penyerahan bantuan Pemko Batam di Sumatra Barat dipimpin Ketua DPRD Batam Muhammad Kamaluddin bersama Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah yang mewakili Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam.
Firmansyah menjelaskan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam pada prinsipnya berkenan menyerahkan bantuan secara langsung. Namun, adanya tugas kedinasan mendesak mengharuskan keduanya tetap berada di Batam.
“Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota menyampaikan salam hormat kepada Pemerintah Provinsi Sumatra Barat dan seluruh masyarakat. Kami ditugaskan menyerahkan bantuan ini sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab Pemko Batam,” ujar Firmansyah.
Ia menegaskan, bantuan tersebut merupakan amanah masyarakat Kota Batam yang harus disalurkan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Selain melalui Pemko Batam, penyaluran bantuan juga dilakukan secara mandiri oleh paguyuban warga dan institusi. Salah satunya PLN Batam yang menyalurkan bantuan bencana Sumatra senilai Rp5,2 miliar dalam dua tahap, yakni Rp2,7 miliar tahap pertama dalam bentuk barang dan Rp2,5 miliar tahap kedua, dengan rincian Rp1,5 miliar dalam bentuk uang tunai dan Rp1 miliar berupa barang bantuan. (*)
Reporter : ARJUNA
Editor : RATNA IRTATIK