Buka konten ini

NONGSA (BP) – Sebuah tongkang tua tanpa awak ditemukan hanyut di perairan Pulau Raja, Nongsa, Kota Batam, Sabtu (10/1) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Tongkang bernomor lambung KPS 1203 SC 4691 itu terlihat dalam kondisi kosong, tanpa muatan maupun awak kapal, sehingga sempat meresahkan warga pesisir setempat.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam, M. Takwim Masuku, mengatakan tongkang tersebut diketahui terlepas dari posisi kandas pada sekitar pukul 03.00 WIB.
“Untuk saat ini tongkang masih dalam proses penanganan. Kami mencari posisi aman terlebih dahulu untuk dilakukan penarikan,” ujar Takwim, Minggu (11/1).
Terkait posisi terakhir tongkang sebelum hanyut, termasuk identitas perusahaan maupun pemilik kapal, Takwim menyebut pihaknya masih melakukan pendalaman.
“Informasi lengkapnya nanti akan kami sampaikan setelah proses pemeriksaan selesai,” katanya.
Sementara itu, Kasat Polairud Polresta Barelang, Kompol I Kade Dwi Suryawandika, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Penanganan utama berada di bawah kewenangan KSOP, sedangkan kepolisian melakukan pengamanan dan patroli di sekitar lokasi.
“Tidak ada korban. Penanganan teknis oleh KSOP, kami dari Polairud melakukan pengamanan dan patroli,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat pesisir dan pengguna jasa laut untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem dan angin kencang yang masih terjadi di perairan Batam.
Selain itu, Kade mengingatkan perusahaan pemilik kapal agar lebih memperhatikan keamanan kapal yang bersandar, terutama sistem tambat dan ikatan.
“Kapal yang bersandar harus dipastikan ikatannya aman agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tutupnya.
Sebelumnya diberitakan, warga pesisir Pulau Raja sempat dibuat resah oleh kemunculan tongkang tua tanpa awak yang hanyut dan perlahan mendekati deretan rumah panggung nelayan. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO