Buka konten ini

JAKARTA (BP) – PDIP menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) selama tiga hari, mulai Sabtu (10/1) hingga Senin (12/1). Rakernas 2026 ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan dan dihadiri para kader dari berbagai daerah di Indonesia.
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri hari kedua Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DPP PDIP yang digelar di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara, Minggu (11/1).
Kedatangan Presiden kelima RI tersebut disambut langsung oleh Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Megawati tiba sekitar pukul 12.12 WIB dengan mengenakan busana luar berwarna merah, identik dengan warna partai berlambang banteng moncong putih itu.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan, Rakernas menjadi forum penting bagi partai untuk melakukan evaluasi menyeluruh, menyampaikan kritik dan otokritik, sekaligus merumuskan arah perjuangan partai ke depan dalam menjawab tantangan kebangsaan.
Menurut Hasto, Rakernas kali ini mengalami perkembangan signifikan dengan pembentukan tujuh komisi. Jumlah tersebut meningkat dibanding Rakernas sebelumnya yang hanya memiliki tiga komisi. Pembentukan komisi tambahan itu mencerminkan keseriusan partai dalam menempatkan kepentingan rakyat sebagai fokus utama.
“Ini menunjukkan bahwa partai memberi skala prioritas terhadap berbagai persoalan mendasar rakyat yang harus dijawab secara komprehensif,” ujar Hasto di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1).
Tujuh komisi tersebut meliputi Komisi Sikap Politik yang membahas arah kebijakan internal dan eksternal partai, termasuk sikap terhadap isu strategis seperti Pilkada. Selanjutnya, Komisi Program yang terbagi dalam subkomisi Pemerintahan, Kerakyatan, dan Hubungan Internasional, dengan perhatian pada isu desentralisasi dan tata kelola daerah.
Selain itu, dibentuk Komisi Organisasi yang memfokuskan pembahasan pada konsolidasi struktur partai hingga tingkat ranting, rekrutmen kader, serta pendidikan politik. PDIP juga membentuk Komisi Pemenangan Pemilu untuk menyusun strategi menghadapi Pemilu Legislatif dan Pilkada mendatang.
Rakernas turut menghadirkan Komisi Pemuda dan Komunikasi Politik yang menaruh perhatian khusus pada pemilih muda, yang diperkirakan mencapai 56 persen pada Pemilu 2029, melalui pendekatan komunikasi politik yang relevan. Sementara itu, Komisi Perempuan dan Anak membahas isu perlindungan serta persoalan spesifik yang dihadapi perempuan dan anak.
Komisi terakhir adalah Komisi Lingkungan Hidup dan Mitigasi Bencana, yang dibentuk sebagai respons atas meningkatnya kerusakan lingkungan dan ancaman bencana di berbagai wilayah.
“Rakernas pertama ini sekaligus menandai tahapan penting konsolidasi struktural partai. Mengawali 2026, PDIP menyatakan siap menjalankan seluruh keputusan partai dengan struktur DPD dan DPC yang baru,” tutup Hasto. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO