Buka konten ini

SEIBEDUK (BP) – Polsek Seibeduk bergerak cepat menindaklanjuti keluhan warga terkait maraknya aksi balap liar di kawasan Simpang Bagan, Kecamatan Seibeduk. Personel patroli kini disiagakan di lokasi untuk mencegah sekaligus membubarkan aksi yang dinilai membahayakan tersebut.
Kapolsek Seibeduk, Iptu Alex Yasral, mengatakan pihaknya langsung merespons informasi yang disampaikan masyarakat. Patroli rutin pun akan terus dilakukan, terutama pada malam hari.
“Tadi malam langsung kita tindak lanjuti informasi masyarakat terkait balap liar ini. Setiap malam akan kita siagakan personel di lokasi,” ujar Alex, Jumat (9/1).
Ia menegaskan, petugas tidak akan ragu menindak para pembalap liar jika ditemukan di lokasi. Sementara bagi remaja yang terjaring, pendekatan persuasif akan dikedepankan dengan melibatkan orang tua.
“Untuk anak-anak remaja, akan kita edukasi dan panggil orang tuanya. Namun, selama patroli tadi malam belum ditemukan balap liar, hanya ada remaja yang menggunakan knalpot brong,” katanya.
Menurut Alex, pencegahan aksi balap liar tidak bisa hanya mengandalkan aparat kepolisian. Peran serta orang tua sangat dibutuhkan dalam mengawasi aktivitas anak, khususnya penggunaan sepeda motor pada malam hari.
“Peran orang tua juga sangat penting demi keselamatan anak-anak,” ungkapnya.
Sebelumnya, warga Bagan, Kecamatan Seibeduk, mengaku resah dengan maraknya aksi balap liar yang kerap berlangsung pada tengah malam. Aktivitas tersebut dinilai sangat berbahaya karena dilakukan di jalan utama dan persimpangan, bahkan tanpa penerangan jalan yang memadai.
Jon, warga Bagan, mengatakan aksi balap liar hampir terjadi setiap malam dan mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.
“Hampir setiap malam ada balapan liar. Sangat berbahaya karena jalur balap itu jalan utama yang digunakan warga,” ujarnya, Kamis (8/1).
Kondisi tersebut, lanjut Jon, semakin berisiko karena minimnya lampu penerangan jalan di lokasi. Selain itu, sepeda motor yang digunakan pembalap liar kerap tanpa lampu.
“Motornya juga tidak ada lampu, mereka balapan dalam kondisi gelap. Jadi warga yang melintas harus ekstra hati-hati,” katanya. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO